Mom
·
19 Juli 2021 7:56
·
waktu baca 2 menit

Apakah Kehamilan Dapat Menyebabkan Alergi?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Apakah Kehamilan Dapat Menyebabkan Alergi? (39072)
searchPerbesar
Kehamilan bisa menyebabkan alergi Foto: Shutterstock
Kehamilan sering kali memberi tubuh ibu hamil 'kejutan'. Misalnya ketika tubuh ibu tiba-tiba jadi lebih sensitif hingga mengalami reaksi alergi pada makanan, bulu, hingga cuaca. Ya Moms, alergi memang bisa datang selama atau sesudah kehamilan meski Anda tidak mempunyai riwayat alergi sebelumnya. Lho, kok bisa?
ADVERTISEMENT
Sebelumnya perlu dipahami dulu, alergi merupakan reaksi tubuh yang muncul karena terpapar alergen. Semua orang dari lintas usia dapat mengalami, termasuk ibu hamil.
Lantas, apa penyebab alergi selama kehamilan?

Penyebab Alergi Selama Kehamilan

Apakah Kehamilan Dapat Menyebabkan Alergi? (39073)
searchPerbesar
Penyebab Alergi pada Ibu Hamil Foto: Shutterstock
Alergi selama kehamilan bisa disebabkan oleh banyak faktor, baik itu alergen hingga perubahan hormon.
“Fluktuasi hormon selama kehamilan dapat memicu alergi, karena estrogen dan progesteron berdampak pada sel alergi ibu hamil,” kata Purvi Parikh, MD, ahli alergi dan imunologi dari Allergy and Asthma New York, seperti dikutip dari Parents.
Menurut Purvi, alergi baru dapat muncul selama periode perubahan hormonal yang signifikan, termasuk kehamilan, postpartum, perimenopause, dan menopause. Nah, peningkatan kadar estrogen dan progesteron selama kehamilan dapat menyebabkan reaksi baru, terutama alergi musiman.
ADVERTISEMENT
Artinya, alergi yang di dapat saat hamil tidak muncul secara terus-menerus. Melainkan kondisi ini akan datang dan kemudian menghilang hingga setelah ibu melahirkan. Sehingga, alergi juga dapat disebut sebagai salah satu efek samping pasca persalinan.

Fakta Seputar Alergi Selama Kehamilan

Apakah Kehamilan Dapat Menyebabkan Alergi? (39074)
searchPerbesar
Ibu Hamil Alergi, Apa Pengaruhnya pada Janin? Foto: Shutterstock
Mungkin Anda sudah sering mendengar bahwa kondisi imun wanita akan melemah saat hamil. Hal itulah yang menyebabkan ibu hamil lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk flu dan alergi. Padahal bukan itu yang sebenarnya terjadi, Moms.
Menurut direktur medis Picnic, sebuah platform yang membantu pasien alergi, Amina Abdel Daim, MD, MPH, alergi adalah hasil dari sistem kekebalan yang aktif atau malah terlalu aktif, bukan yang melemah. Kondisi ini disebabkan zat pemicu alergi yang sebenarnya tidak berbahaya, seperti serbuk sari hingga makanan. Sehingga, alergi yang muncul selama kehamilan sebenarnya bukan masalah imunitas, tapi merupakan efek samping dari perubahan hormon yang signifikan.
ADVERTISEMENT
Namun jangan khawatir, menurut Purvi, alergi tidak akan mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan selama diberikan perawatan yang benar.
Meski begitu, Purvi tetap mengingatkan bahwa orang tua yang memiliki alergi akan meningkatkan risiko anak memiliki alergi sebanyak 50 persen di masa depan.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis