Bahaya Konsumsi Ikan Tuna Berlebihan saat Hamil
ยทwaktu baca 2 menit

Ikan tuna menjadi salah satu makanan sehat yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Kandungan nutrisi seperti protein, vitamin, mineral dan asam lemak omega 3-nya sangat baik untuk janin.
Meski begitu, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyarankan agar ibu hamil tidak mengkonsumsi lebih dari empat kaleng tuna ukuran sedang (5 ons) dalam satu minggu. Mengapa demikian?
Sebab, ikan tuna termasuk ke dalam jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi dan bisa membahayakan kehamilan. Sehingga, ibu hamil pun disarankan untuk tidak mengonsumsi ikan tuna secara berlebihan. Sebaiknya, Anda hanya mengkonsumsi 8-12 ons makanan laut per minggu.
Dikutip dari Mom Junction, terdapat beberapa bahaya yang mengancam ibu hamil apabila mengonsumsi ikan tuna secara berlebihan seperti di bawah ini, Moms.
4 Bahaya Konsumsi Ikan Tuna Secara Berlebihan saat Hamil
1. Merusak otak dan saraf janin
Mengonsumsi ikan tuna secara berlebihan akan meningkatkan kadar merkuri di dalam tubuh ibu hamil. Ini berisiko akan merusak otak dan sistem saraf janin yang sedang berkembang..
2. Merusak jantung
Paparan merkuri yang berlebihan juga bisa berisiko merusak fungsi jantung ibu. Kondisi ini berbahaya tak hanya untuk ibu, tapi juga untuk bayi di dalam kandungan.
3. Keterlambatan perkembangan
Paparan merkuri dari ikan tuna dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan, gangguan fungsi kekebalan tubuh dan kelainan bentuk fisik yang mungkin dialami janin.
4. Bahaya kandungan polutan
Tuna mengandung polutan lingkungan, termasuk dioksin dan poliklorin bifenil (PCB), yang akan menumpuk di tubuh ibu sehingga bisa mengganggu perkembangan bayi.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis
