Bayi Suka Bermain Air Liur, Biarkan atau Hentikan?

3 Oktober 2019 18:38 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
bayi main ludah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
bayi main ludah Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Tingkah laku bayi selalu berhasil membuat orang dewasa terpukau. Semua yang dilakukan, rasa-rasanya selalu saja lucu ya, Moms?
ADVERTISEMENT
Namun bagaimana jika bayi bermain air liur atau ludah? Si kecil yang menggetarkan bibir diikuti suara “brrrr” sambil muncul gelembung air liur, apakah masih tetap menggemaskan?
Untuk sebagian orang tua mungkin akan membiarkannya. Namun untuk lainnya lagi justru akan menghentikan dengan cara menahan gerakan bibir si kecil.
Ilustrasi bayi bermain ludah Foto: Shutterstock
Menurut dr. I.G.A.N Ayu Partiwi, SpA, MARS dalam lamannya, ternyata gerakan bermain air liur yang disebut blowing raspberry oleh ahli perkembangan di belahan dunia barat ini punya manfaat, Moms!
Pertama, dapat meningkatkan kemampuan bayi untuk berbicara. Kok bisa? Dengan bermain air liur, ia mengendalikan mulut untuk membentuk bunyi-bunyi suara, Moms.
Selanjutnya, bermain air liur juga merupakan salah satu bentuk persiapan tumbuh giginya nanti. Tepatnya melembutkan gusi untuk persiapan tumbuh gigi pertama.
ADVERTISEMENT
Kemudian, hal ini juga membantu bayi dalam melatih otot-otot, agar ia bisa menggerakkan bibir secara bebas, tanpa perlu menggerakkan rahang dan lidah. Adapun keterampilan ini berguna agar kelak dirinya bisa mengatur kekuatan bibir untuk menjepit pinggir sendok atau gelas saat belajar makan dan minum.
memberi bayi makan Foto: Shutterstock
Aktivitas si kecil saat menggetarkan bibir dan mengeluarkan air liur juga bisa menetralkan asam lambung, sambil mengubah pati menjadi gula selama proses pencernaan, Moms. Sedangkan saat meniup gelembung, membantu bayi mengontrol refluks, melembutkan makanan dan mencegah kerusakan gigi.
Mengingat punya banyak manfaat, mulai sekarang jangan hentikan kebiasaan ini, Moms. Sementara jika si kecil enggan bermain air liur, Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mendorongnya.
Misalnya saat si kecil terlihat mulai menggetarkan bibir, Anda bisa segera merespon dengan menirunya. Atau ketika buah hati terlihat segan dan tidak ingin mengulang blowing raspberry, Anda bisa menempelkan bibir ke perut atau lengannya, biasanya gerakan ini akan direspon dengan senyum dan bayi akan terdorong untuk melakukannya lagi.
ADVERTISEMENT
Selamat mencoba, Moms!