Mom
·
5 September 2020 19:04

Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu!

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24677)
Ilustrasi keluarga. Foto: Shutterstock
Kesehatan diri sendiri maupun anggota keluarga di rumah penting untuk diperhatikan dan diprioritaskan, terlebih di dalam kondisi pandemi virus corona seperti ini. Sebab, penyakit bisa saja datang dan menyerang siapa saja, tak pandang usia ataupun golongan. Sebut saja penyakit jantung koroner dan hipertensi atau kondisi tekanan darah tinggi. Dua penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor 1 tahun 2017 di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, sebagian orang mungkin akan mengalami gejala apabila terkena hipertensi dan jantung koroner. Mulai dari sakit kepala, pandangan kabur atau mata berkunang-kunang, bagian tengkuk sakit, nyeri dada, keringat dingin, hingga tak sadarkan diri. Namun, sebagian lainnya tak memiliki gejala apa pun.
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24678)
Ilustrasi seseorang terkena serangan jantung. Foto: Shutterstock
"Bisa tidak timbul gejala, jadi orangnya tidak berasa keluhan. Makanya perlu untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, apalagi kalau umurnya sudah di atas 40 harus sering-sering (periksa)," ujar dr. Cipuk Muhaswitri, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik dalam Instagram Live Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang DKI Jakarta (PDGKI.JAYA) bersama dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK yang dihelat belum lama ini.
dr. Cipuk kembali menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang terkena hipertensi. Apa saja?
ADVERTISEMENT

Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Diubah Keluarga

-Makanan, sering mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi, garam, lemak jenuh maupun lemak trans dapat meningkatkan terjadinya hipertensi.
-Kegemukan atau obesitas.
-Kurangnya aktivitas fisik
-Merokok
-Konsumsi alkohol
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24679)
Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Shutterstock

Faktor Risiko Hipertensi yang Tak Bisa Diubah Keluarga

-Usia
-Riwayat keluarga
-Mengidap penyakit tertentu sebelumnya, seperti kencing manis.
"Kalau faktor risiko yang dapat kita modifikasi atau kita ubah, nantinya ada penurunan dari tekanan darah," tutur dokter yang praktik di RSIA Sam Marie Basra Jakarta Timur ini.
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24680)
Ilustrasi penyakit jantung. Foto: Thinkstock
Lalu, bagaimana dengan penyakit jantung koroner?
Penyakit jantung koroner sendiri diartikan sebagai salah satu penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan adanya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner jantung yang mengakibatkan gangguan fungsi jantung. Meski penyakit ini lebih banyak menyerang mereka yang lanjut usia, tapi tak menutup kemungkinan mereka yang berusia muda atau usia produktif juga bisa terserang penyakit tersebut. Ada pun beberapa faktor risiko dari jantung koroner, menurut dr. Cipuk, ada yang hampir sama dengan mereka yang mengalami hipertensi. Berikut uraiannya.
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24681)
Ilustrasi sedang melakukan olahraga di rumah. Foto: Shutterstock

Faktor Risiko Jantung Koroner yang Dapat Diubah

-Merokok
ADVERTISEMENT
-Kurangnya aktivitas fisik
-Berat badan berlebih
-Obesitas
-Diet yang tidak sehat
-Stres
-Konsumsi alkohol

Faktor Risiko Jantung Koroner yang Tak Dapat Diubah

-Kolesterol tinggi
-Hipertensi
-Diabetes melitus
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24682)
Ilustrasi Memeriksaan Diri ke Dokter Foto: Pixabay

Tips dari Dokter soal Makanan Sehat untuk Cegah Darah Tinggi dan Jantung Koroner

Maka dari itu, untuk mencegah penyakit berbahaya ini, dr. Cipuk menyarankan agar Anda dan anggota keluarga di rumah mengubah gaya hidup maupun pola makan. Ya Moms, konsumsilah makanan bergizi tinggi dan hindari makanan berlemak tinggi.
"Jadi, kita berusaha membatasi lemak jenuh dan lemak trans untuk dihindari. Terutama bagi mereka yang sudah menderita (hipertensi atau jantung koroner)," katanya.
Lemak jenuh sendiri biasanya dapat diperoleh dari daging atau produk olahan susu. Sedangkan lemak trans yang harus dihindari itu berasal dari makanan cepat saji alias fast food dan gorengan.
Cara Cegah Penyakit Darah Tinggi dan Jantung Koroner, Keluarga Anda Wajib Tahu! (24683)
Ilustrasi makanan bergizi seimbang. Foto: Shutterstock
Kendati demikian, ia lebih menyarankan agar Anda dapat mengonsumsi lemak tak jenuh yang bisa diperoleh dari alpukat, minyak kanola, olive oil, ikan salmon, ikan kembung dan sebagainya. Perlu diingat ya, Moms. Apabila Anda ingin memasak ikan misalnya, cara memasaknya sebaiknya tak digoreng. Cobalah Anda kukus, rebus, atau panggang. Hal ini demi mencegah dua penyakit berbahaya tersebut.
ADVERTISEMENT
Begitupun dengan pemilihan karbohidrat. Sebaiknya, Anda mulai memilih karbohidrat yang kompleks karena memiliki banyak vitamin, mineral dan juga serat. Karbohidrat kompleks sendiri dapat diperoleh dari ubi, singkong, nasi merah, kentang, roti gandung, dan oatmeal. Jangan lupa pula untuk seimbangan dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, dan olahraga rutin ya, Moms.
"Masak makanan sendiri di rumah yang bergizi dapat Anda lakukan, terus kita juga harus mengendalikan berat badan. Kalau memang dirasa susah, bisa konsultasi ke dokter spesialis gizi klinik," tutupnya.