Bayi makan camilan.
27 Juli 2021 9:57
·
waktu baca 2 menit

Cara Optimalkan Kemampuan Motorik Anak Lewat MPASI

Dalam pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar anak juga diberikan camilan, di sela-sela pemberian makanan utama. Camilan bisa diberikan satu hingga dua kali sehari, sesuai dengan usia bayi Anda, Moms.
ADVERTISEMENT
Seperti pengalaman artis dan ibu satu anak Tasya Kamila, yang tidak pernah lupa untuk memberikan camilan pada anaknya, Arrasya. Sebab memberikan camilan ternyata juga dapat melatih anaknya mengenal tekstur dan makan sendiri.
Snack time menurut aku, itu juga waktu yang sangat penting selama MPASI, karena di snack time itu, Arrasya bisa eksplor banyak rasa dan juga tekstur. Terus, snack time juga aku jadiin kesempatan buat aku ngelatih Arrasya buat makan sendiri,” jelas Tasya dalam program Mom’s Talk bersama Milna di Festival Hari Anak 2021, pada Sabtu (24/7).
Cara Optimalkan Kemampuan Motorik Anak Lewat MPASI (140069)
searchPerbesar
Ilustrasi Camilan MPASI untuk Bayi Foto: Shutterstock
Selain itu menurut Tasya, camilan yang diberikan kepada anaknya juga bisa melatih kemampuan motoriknya lho. Apalagi, mengoptimalkan kemampuan motorik anak ini sangat penting, karena dapat mempermudah si kecil untuk menjalankan kegiatannya.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana caranya supaya motorik anak dapat optimal lewat pemberian MPASI?

Penjelasan soal Cara Mengoptimalkan Kemampuan Motorik Anak lewat MPASI

Cara Optimalkan Kemampuan Motorik Anak Lewat MPASI (140070)
searchPerbesar
Tasya Kamila di Festival Hari Anak Foto: kumparan
Tasya menjelaskan bahwa dia selalu memberikan camilan sesuai dengan tahap usia anaknya. Saat berusia enam bulan, Tasya suka memberikan camilan halus seperti biskuit bayi yang dilumatkan dengan alpukat.
Lalu, semakin bertambah usia, anaknya diberikan camilan yang teksturnya dinaikkan. Seperti biskuit puff atau rice cracker, yang bisa melatih kemampuan motorik anaknya seperti menggigit dan juga menjimpit.
“Terus delapan bulan sudah naik tekstur kan ya, nah itu aku kasih Arrasya puff atau rice cracker untuk belajar gigit-gigit. Terus puff dia menjimpit sendiri dan masukin sendiri ke mulut, itu kan sudah termasuk belajar motorik tuh ya,” tutur pelantun Anak Gembala ini.
ADVERTISEMENT
Senada dengan penjelasan Tasya, Dinda Dara Saskia, founder Komunitas MPASI Bayi Sehat, juga memaparkan bahwa camilan MPASI memang bisa membantu mengoptimalkan kemampuan motorik anak. Asalkan, orang tua tidak lupa untuk selalu menaikkan tekstur makanan sesuai usia si kecil.
“Tekstur ini salah satu tahapan yang wajib banget, harus ada, dan itu juga melatih sensorik dan motorik si kecil. Misalnya untuk anak-anak usia 6 bulan sampai 8 bulan, itu masih kita beri bubur yang halus. Tapi sudah masuk ke 8 bulan 9 bulan, sudah bisa tuh kita kasih finger food, snack time untuk anak, bisa buah-buahan, sayuran, biskuit puff, terus rice cracker, itu juga boleh,” terang Dinda dalam acara yang sama.
Kemudian, saat anak berusia 9 bulan hingga 11 bulan, tekstur MPASI bayi juga perlu dinaikkan lagi ke bubur kasar atau boleh juga nasi tim. Sehingga harapannya, di usia 12 bulan, anak sudah bisa makan menu keluarga.
Cara Optimalkan Kemampuan Motorik Anak Lewat MPASI (140071)
searchPerbesar
Mom's Talk bersama Milna dengan tema “Anti Sesat Agar Anak Sehat Sejak Dini” di Festival Hari Anak 2021 Foto: kumparan
Seperti yang dijelaskan oleh Clarissa Gunawan, Brand Manager Milna, bahwa dengan menaikkan tekstur MPASI secara bertahap. Akan mempermudah anak untuk makan menu keluarga saat berusia 12 bulan.
ADVERTISEMENT
“Bayi setelah berlanjut umur harus mengubah teksturnya sedikit demi sedikit, agar nanti dia bisa menyiapkan dirinya untuk makan makanan keluarga di umur satu tahun,” tutur Dinda dalam acara serupa.
Jadi, Moms, penting bagi orang tua untuk menaikkan tekstur MPASI bayi seiring dengan bertambahnya usia si kecil. Salah satunya dengan pemberian finger food yang bisa membantu perkembangan kemampuan motorik anak.
Untuk mengetahui pembahasan lengkap soal Mom's Talk bersama Milna dengan tema “Anti Sesat Agar Anak Sehat Sejak Dini” di Festival Hari Anak 2021. Anda bisa menyaksikan videonya di sini;