Mom
·
22 Juli 2021 11:05
·
waktu baca 2 menit

Dampak Positif Disiplin untuk Anak

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dampak Positif Disiplin untuk Anak (32898)
searchPerbesar
Dampak Positif Disiplin untuk Anak Foto: Shutter Stock
Sebagai orang tua, Anda perlu mengajarkan anak tentang disiplin. Meski mengajarkan hal itu pada si kecil hal ini dapat dikatakan gampang-gampang susah, namun disiplin menjadi salah satu kebiasaan yang penting diterapkan untuk anak.
ADVERTISEMENT
Memang, dibutuhkan kesabaran tinggi untuk membiasakan anak menerapkan perilaku disiplin. Tapi tenang saja, Moms! Sebab, bila hal ini dilakukan dengan serius dan teratur, mendisiplinkan anak bisa jadi sangat sederhana. Bahkan, ada beragam dampak positif untuk anak.
National Center for Biotechnology Information (NCBI) dalam laman resminya menjelaskan, disiplin merupakan tentang mengubah perilaku, bukan tentang menghukum anak. Dengan menerapkan disiplin pada anak, hal ini memungkinkan si kecil untuk mengembangkan disiplin terhadap dirinya sendiri, membantu mereka menjadi orang dewasa yang matang secara emosional dan sosial. Lalu, apalagi?

Dampak Positif Disiplin untuk Anak

1. Membuat Anak Merasa Baik
Dampak Positif Disiplin untuk Anak (32899)
searchPerbesar
Dampak Positif Disiplin untuk Anak Foto: Shutterstock
Dilansir Fatherly, anak-anak yang dibiasakan disiplin terbukti tidak merasa stres dalam menjalani hidup. Bahkan menurut salah satu penelitian, disiplin membuat seseorang merasa lebih baik. Dengan disiplin, anak memiliki pengendalian diri yang baik.
ADVERTISEMENT
2. Puas dengan Hidupnya
Para peneliti menemukan hubungan yang kuat antara tingkat pengendalian diri yang lebih tinggi dan kepuasan hidup pada orang dewasa --baik di masa saat ini maupun masa lalunya. Hasilnya, semakin banyak kendali yang dimiliki seseorang atas dirinya sendiri, maka semakin puas dirinya menikmati hidup.
3. Dukung Hal Akademis
Dampak Positif Disiplin untuk Anak (32900)
searchPerbesar
Ilustrasi anak cerdas. Foto: Shutter Stock
Disiplin membuat anak lebih cerdas dan termotivasi. Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang sangat disiplin dapat lebih fokus pada tujuan jangka panjang dan membuat pilihan yang lebih baik terkait dengan hal akademisnya.
4. Anak Bisa Menetapkan Tujuan dengan Lebih Baik
Sifat pengendalian diri berhubungan positif dengan manajemen afektif --konflik tujuan. Itu artinya, saat masalah atau hambatan muncul dalam hidup anak yang disiplin, mereka dapat melewatinya dan mencapai tujuan mereka dengan lebih baik.
ADVERTISEMENT
5. Memberi Anak Pandangan yang Lebih Positif
Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang dengan tingkat pengendalian diri yang tinggi lebih fokus untuk memandang hal-hal positif yang baik untuk dirinya sendiri.
6. Anak Lebih Stabil secara Emosional
Anak-anak dengan kontrol diri yang buruk cenderung menampilkan perilaku agresif, mengalami kecemasan, bahkan bisa mengalami depresi. Sementara anak yang disiplin, pengendalian dirinya lebih stabil secara emosional.
7. Disiplin Membuat Anak Tetap Sehat
Anak-anak yang bertindak impulsif dibandingkan mereka yang punya perilaku disiplin, cenderung obesitas, merokok, dan menjadi ketergantungan pada alkohol atau obat-obatan. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak impulsif mungkin memiliki rentang hidup yang lebih pendek.