Ibu Hamil Sering Pusing, Kapan Perlu ke Dokter?

27 Juni 2022 15:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi ibu hamil pusing. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil pusing. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Masalah kesehatan seperti mual, muntah, demam, sakit kepala dan pusing kerap dialami banyak ibu hamil. Sebagian besar kondisi tersebut merupakan hal normal sebagai dampak dari perubahan hormon dan tubuh ibu yang perlu menyesuaikan diri dengan kehamilannya.
ADVERTISEMENT
Namun, terkadang rasa pusing saat hamil bisa sangat mengganggu sehingga menghambat aktivitas ibu. Apalagi, beberapa ibu hamil mungkin tak hanya mengalami pusing pada trimester pertama, melainkan terus berulang hingga trimester kedua atau ketiga kehamilannya. Jika sudah begini, apakah ibu perlu ke dokter?

Kapan Ibu Hamil Perlu ke Dokter?

Ilustrasi ibu hamil pusing. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil pusing. Foto: Shutterstock
Benar, pusing selama kehamilan termasuk kondisi normal yang dialami hampir semua ibu. Namun, rasa pusing juga perlu mendapatkan perhatian khusus apabila gejalanya dirasa sudah berlebihan dan mengindikasikan kondisi lainnya, Moms.
Dokter Spesialis Kandungan, Dr. Michael Tahery, MD menjelaskan, ibu hamil sebaiknya segera menghubungi dokter jika mengalami pusing disertai pendarahan vagina atau sakit perut, seperti dikutip dari Mom Junction. Ini bisa mengindikasikan masalah kehamilan lain seperti keguguran, solusio plasenta, atau kehamilan ektopik.
ADVERTISEMENT
Rasa pusing dengan palpitasi atau merasakan detak jantung sendiri tanpa menyentuh dada, penglihatan kabur, dan nyeri kepala juga memerlukan perawatan medis segera. Kondisi ini bisa disebabkan oleh anemia karena ibu kekurangan zat besi, diabetes gestasional, gula darah rendah, hingga dehidrasi yang bisa berdampak negatif pada kehamilan.
Selain itu, pusing yang parah meski tidak mengindikasikan masalah medis lain juga tetap berbahaya bagi ibu hamil. Sebab, ibu berisiko pingsan saat pusing yang membuatnya terjatuh dan melukai perutnya. Cedera selama kehamilan bisa membahayakan ibu maupun bayi di dalam kandungan seperti, risiko keguguran dan komplikasi pada ibu, Moms.
Mengutip Pregnancy Birth Baby, pusing disertai mata kunang-kunang juga bisa menjadi tanda kondisi tubuh ibu yang sedang lemah. Oleh karenanya, sebaiknya lakukan tindakan pencegahan seperti, makan dengan baik agar tubuh tetap berenergi, konsumsi vitamin prenatal sesuai saran dokter, juga kurangi aktivitas fisik yang bisa membuat ibu kelelahan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020