Kumparan Logo

Infeksi Saluran Napas pada Bayi Akibat Virus RSV, Gejalanya Mirip COVID-19

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi alami infeksi saluran napas. Foto: SUKJAI PHOTO/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi alami infeksi saluran napas. Foto: SUKJAI PHOTO/Shutterstock

Infeksi saluran pernapasan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi. Mengutip Parents, salah satu penyebab penyakit ini adalah respiratory syncytial virus (RSV) dan umumnya menyebar saat cuaca sedang dingin, seperti pada musim hujan.

Penyakit ini kerap menjadi penyebab 58 ribu anak di dunia dirawat di rumah sakit. Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan bahwa penyakit ini juga menyebabkan kematian pada 100 hingga 500 anak berusia di bawah lima tahun.

Apa yang Perlu Diketahui tentang Infeksi Saluran Pernapasan pada Bayi?

Ilustrasi bayi sakit. Foto: Thinkstock

1. Penyakit ini Menyebar saat Musim Dingin

Infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus RSV umumnya lebih mudah menyebar di negara yang memiliki musim dingin, seperti di benua Amerika dan Eropa.

“Seperti influenza, waktu dan tingkat keparahannya bervariasi dari tahun ke tahun,” jelas William Linam, MD., dokter spesialis penyakit menular anak di Children’s Healthcare of Atlanta.

2. Virus RSV dapat Menyebabkan Bronkitis dan Pneumonia

Selain infeksi saluran pernapasan, virus RSV juga dapat menyebabkan bronkitis dan pneumonia pada bayi dan anak-anak.

3. Virus RSV Menyebar Lewat Kontak Langsung

Sama halnya dengan penyakit menular lainnya, virus RSV juga dapat menyebar lewat kontak langsung dan droplets dari orang yang batuk dan bersin.

4. Belum Ada Vaksin untuk RSV

Sampai saat ini, belum ada vaksin yang dapat mencegah penularan virus RSV. Langkah pencegahan yang disarankan adalah sering mencuci tangan, mendisinfeksi mainan anak, menutup mulut dan hidung saat bersin dan batuk, dan mengurangi menyentuh wajah dan mata.

5. RSV Sering Tertukar dengan Flu dan COVID-19

Karena memiliki gejala yang hampir sama, virus RSV sering dianggap sama seperti virus yang menyebabkan flu dan COVID-19.

“Baik RSV dan influenza dapat muncul dengan gejala seperti pilek, demam, flu, batuk, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan, dan sering kali sulit dibedakan,” jelas dr. Linam.

Itulah sebabnya orang tua disarankan untuk segera memeriksakan bayi saat si kecil mengalami gejala tersebut untuk memastikan apa penyakitnya.

Cara Mencegah Penularan Virus RSV

Menyusui sebagai salah satu cara mencegah penularan virus RSV. Foto: Lifebrary/Shutterstock

Karena belum ada vaksin untuk mencegah penularan virus RSV, berikut ini langkah preventif yang dapat dilakukan orang tua untuk melindungi bayi dari paparan virus RSV.

  1. Cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer dengan kandungan 60 persen alkohol.

  2. Hindari kontak dengan orang yang sakit dan memiliki gejala flu.

  3. Jangan izinkan orang lain menyentuh bayi Anda sembarangan, terutama pada bagian wajah dan tangannya.

  4. Berikan ASI ekslusif untuk melindungi bayi dari batuk dan pilek.

kumparan post embed