Mom
·
9 Januari 2021 17:00

Jadwal Imunisasi Varisela untuk Anak, Sesuai Rekomendasi Terbaru IDAI

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jadwal Imunisasi Varisela untuk Anak, Sesuai Rekomendasi Terbaru IDAI (121061)
Jadwal Imunisasi Varisela untuk Anak, Sesuai Rekomendasi Terbaru IDAI Foto: Freepik
Cacar air adalah infeksi primer virus varicella-zoster (VZV) yang umumnya menyerang anak dan merupakan penyakit yang sangat menular. Nah Moms, untuk mencegahnya, anak Anda harus diberi vaksin varisela.
ADVERTISEMENT
Dalam jurnal Sari Pediatri yang diterbitkan oleh Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI), varisela atau cacar air ini dapat menyerang semua kelompok umur, tetapi hampir 90 persen kasus menyerang anak di bawah umur 10 tahun. Sehingga, jangan sampai terlambat memberikan vaksin varisela ya, Moms.
Perlu Anda ketahui bahwa IDAI telah mengeluarkan jadwal baru pemberian imunisasi 2020 untuk anak usia 0-18 tahun. Vaksin varisela juga mengalami perubahan jadwal. Berikut adalah jadwal terkini imunisasi varisela.

Jadwal Pemberian Vaksin Varisela Menurut IDAI

Jadwal Imunisasi Varisela untuk Anak, Sesuai Rekomendasi Terbaru IDAI (121062)
Jadwal Pemberian Vaksin Varisela Menurut IDAI Foto: Freepik
Vaksin varisela harus sudah diberikan kepada anak mulai umur 12-18 bulan. Sebelumnya, IDAI menganjurkan vaksin varisela diberikan setelah usia 12 bulan dan terbaik pada usia sebelum masuk sekolah dasar.
Selanjutnya pada usia 1-12 tahun, vaksin varisela kembali diberikan dua dosis dengan interval 6 minggu sampai 3 bulan. Jika anak Anda sudah berusia lebih dari 13 tahun, maka diberikan dua dosis dengan interval empat sampai enam minggu.
ADVERTISEMENT

Kata IDAI soal Perubahan Jadwal Vaksin Varisela

Jadwal Imunisasi Varisela untuk Anak, Sesuai Rekomendasi Terbaru IDAI (121063)
Kata IDAI soal Perubahan Jadwal Vaksin Varisela Foto: Shutter Stock
Vaksin varisela dalam jadwal imunisasi yang lama atau tahun 2017 diberikan setelah usia 12 bulan, terbaik pada usia sebelum masuk sekolah dasar. Jadwal tersebut diubah sesuai dengan WHO position paper tentang varisela pada tahun 2014, agar menurunkan kasus varisela dan mencegah terjadinya kejadian luar biasa.
Meta analisis tentang efikasi vaksin varisela menyimpulkan dosis tunggal cukup efektif dalam mencegah varisela dengan efikasi 81 persen, sedangkan 2 dosis meningkatkan efikasi menjadi 92 persen. Beberapa penelitian lain juga menganjurkan pemberian 2 dosis.
Sehingga, pada usia 1-12 tahun vaksin varisela kembali diberikan dua dosis dengan interval 6 minggu sampai 3 bulan. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, Anda bisa langsung bertanya ke dokter ya, Moms.
ADVERTISEMENT