Kumparan Logo

Jika Ibu Terinfeksi HPV saat Hamil

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil terinfeksi HPV. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil terinfeksi HPV. Foto: Shutterstock

Saat hamil, ibu bisa saja terinfeksi bakteri, jamur, maupun virus. Salah satunya, human papilloma virus (HPV). Ibu hamil rentan terinfeksi virus yang satu ini sebab ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko HPV selama kehamilan seperti aktivitas seksual, melemahnya sistem kekebalan tubuh, infeksi masa lalu, dan usia.

Mengutip WebMD, HPV yang terjadi selama kehamilan umumnya atau pada kebanyakan kasus tidakmempengaruhi bayi yang sedang berkembang. Meski begitu, kita harus tetap waspada, Moms. Sebab infeksi HPV sulit dikenali karena pada sebagian orang tidak menunjukkan gejala tertentu.

kumparan post embed

Gejala atau ciri paling umum yang dapat dikenali adalah tumbuhnya kutil di bagian tubuh tertentu misalnya di kelamin. Selain itu, infeksi HPV sulit dikenali karena pemeriksaan HPV biasanya tidak dilakukan oleh ibu hamil.

Lantas bagaimana bila ada gejala dan hasil pemeriksaan lab sudah menyatakan ibu hamil terinfeksi HPV? Mom Junction melansir, ada beberapa pengobatan yang bisa ibu hamil lakukan. Yuk, baca terus artikel ini sampai habis untuk memahaminya.

5 Pengobatan yang Bisa Ibu Hamil Lakukan saat Terinfeksi HPV

Ilustrasi kutil akibat HPV pada ibu hamil. Foto: LenaProkopenko/Shutterstock

Pada ibu hamil yang terinveksi HPV, ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Penggunaan krim kulit

Selain melakukan beberapa pemeriksaan, dokter mungkin akan meresepkan krim kulit khusus ibu hamil untuk dioleskan pada kutil.

2. Cryotherapy

Cryotherapy adalah teknik yang digunakan untuk membekukan kutil atau sel serviks yang abnormal. Biasanya, teknik ini dilakukan dengan menggunakan nitrogen cair.

kumparan post embed

3. Elektrokauter

Prosedur elektrokauter berguna untuk membakar jaringan atau kutil yang terinfeksi dengan menggunakan energi panas yang bersumber dari listrik.

Ilustrasi prosedur laser untuk menghilangkan kutil. Foto: ZephyrMedia/Shutterstock

4. Laser

Metode laser digunakan untuk menghancurkan sel atau jaringan abnormal menggunakan cahaya berintensitas tinggi.

5. Pembedahan

Prosedur bedah seperti menyayat dapat digunakan untuk menghilangkan jaringan berbahaya dan mencegah kutil berkembang menjadi keganasan.

Cara pengobatan mana yang sebaiknya dipilih? Ini perlu didiskusikan dengan dokter, Moms. Dokter akan menilai kondisi ibu hamil untuk bisa menentukan metode pengobatan mana yang paling tepat untuk Anda.