Kumparan Logo

Kata Ahli soal Alasan Rambut Bayi Baru Lahir Rontok

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rambut bayi rontok. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rambut bayi rontok. Foto: Shutterstock

Beberapa bayi lahir dengan rambut yang cukup lebat di kepala. Namun, setelah beberapa minggu, rambutnya perlahan akan rontok dan makin tipis.

Ya Moms, mengutip VeryWell Family, rambut rontok pada bayi merupakan fase normal dari perkembangan fisiknya di awal. Beberapa bayi mungkin akan mengalami kerontokan dengan cepat. Namun, ada pula yang mengalaminya hingga memasuki usia 6 bulan.

“Banyak bayi baru lahir mengalami kerontokan rambut selama beberapa bulan pertama kehidupan, mencapai puncaknya sekitar tiga bulan. Kabar baiknya adalah itu biasanya tidak mempengaruhi folikel rambut itu sendiri, yang berarti akan tumbuh kembali,” jelas Samantha Ball, DO., spesialis pediatri di Dacula, Amerika Serikat.

Ya, rambut bayi yang rontok akan digantikan dengan rambut permanen. Saat ia memasuki usia 1 tahun, rambut barunya akan lebih kuat dan tebal. Lantas, kenapa rambut bayi baru lahir rontok?

Penyebab Rambut Bayi Baru Lahir Rontok

Ilustrasi rambut bayi mulai rontok. Foto: Shutterstock

1. Perubahan Hormon

Saat berada dalam kandungan, bayi dapat terpapar hormon kehamilan yang membuatnya memiliki rambut saat dilahirkan. Namun, setelah lahir, bayi perlahan kehilangan rambutnya karena sudah tidak mendapatkan pengaruh hormon itu lagi.

“Setelah dilahirkan, hormon-hormon itu mulai hilang dan pengurangan ini dapat menyebabkan bayi Anda mulai kehilangan beberapa rambut. Beberapa ibu juga mulai memperhatikan kerontokan rambut setelah melahirkan karena alasan yang sama,” kata dr. Ball.

2. Gesekan saat Tidur

Menurut dr. Ball, gesekan antara bagian belakang kepala bayi dengan seprei atau kasur dapat memicu kerontokan rambut pada bayi. Selain itu, permukaan stroller juga dapat menyebabkan rambut kecilnya patah dan rontok.

3. Cradle Crap

Cradle crap atau yang dikenal sebagai dermatitis seboroik, dapat terjadi pada bayi usia 2 minggu sampai 12 bulan. Kondisi ini ditandai dengan bercak bersisik atau berkerak di sekitar kulit kepala. Cradle crap umumnya dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi dapat menyebabkan rambut bayi rontok saat kepalanya digosok.

Kapan Rambut Bayi akan Tumbuh Lagi?

Ilustrasi rambut bayi tumbuh. Foto: Shutterstock

Fase kerontokan rambut bayi umumnya berakhir saat si kecil berusia 6 bulan. Pada bulan-bulan berikutnya, rambutnya perlahan akan tumbuh kembali. Namun, perlu diperhatikan bahwa waktu tumbuh rambut pada bayi bisa berbeda-beda, Moms. Selain itu, bayi juga bisa mengalami perubahan rambut setelah mengalami kerontokan, seperti perubahan warna dan bentuk.

kumparan post embed