Mom
·
9 Juli 2021 12:30
·
waktu baca 2 menit

Kenapa Wajah Bayi Berbulu?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kenapa Wajah Bayi Berbulu? (82904)
searchPerbesar
Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock
Bayi baru lahir dengan wajahnya yang mungil memang tampak menggemaskan. Namun bila diperhatikan dengan seksama, Anda mungkin merasa aneh karena banyak bulu di wajah bayi. Apakah Anda cemas dengan hal itu, Moms?
ADVERTISEMENT
Bila ya, Anda sebaiknya tidak khawatir berlebihan, sebab hal itu normal terjadi. Bayi baru lahir memang memiliki banyak bulu di tubuhnya, termasuk area wajah.
Dilansir Very Well Family, hampir semua bayi memang terlahir dengan bulu-bulu halus di seluruh tubuhnya yang disebut lanugo. Ini merupakan rambut pertama yang tumbuh dari folikel rambut bayi saat berada di dalam kandungan.

Penyebab Tumbuh Bulu Halus di Wajah dan Tubuh Bayi Baru Lahir

Kenapa Wajah Bayi Berbulu? (82905)
searchPerbesar
Ilustrasi bulu halus pada bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock
Bulu halus ini biasanya muncul di area yang bahkan seharusnya tidak ditumbuhi bulu, seperti telinga dan wajah. Lanugo berfungsi untuk menjaga tubuh bayi tetap hangat selama berada di dalam kandungan, sampai bayi memiliki cukup lemak di bawah kulitnya.
Mengutip Today’s Parent, lanugo berkembang di dalam rahim saat usia kandungan menginjak trimester kedua atau sekitar usia kehamilan 16 minggu. Lanugo akan berada di puncak pertumbuhannya pada usia kandungan 28 minggu dan akan rontok dengan sendirinya menjelang kelahiran bayi.
ADVERTISEMENT
Namun, beberapa bayi ada juga yang terlahir masih dengan lanugo, terutama mereka yang lahir dalam kondisi prematur. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir tentang keberadaan lanugo ini, Moms. Sebab, lanugo akan rontok selama beberapa minggu setelah bayi lahir dan digantikan oleh rambut vellus yang lebih halus.
Beberapa orang tua memercayai bahwa menggosok kulit akan membantu menghilangkan lanugo, padahal itu hanya mitos belaka. Sebaliknya, apabila Anda menggosok kulit wajah bayi, justru hanya akan meningkatkan risiko iritasi.
Apalagi kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif, sehingga mudah teriritasi dan menimbulkan ruam. Jadi, sebaiknya jangan mencoba untuk menghilangkan bulu-bulu halus di wajah si kecil ya, Moms.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020