kumparan
28 Februari 2018 11:22

Ketika Calon Ayah jadi Baper dan Ikut Ngidam, Apa yang Terjadi?

Stres
Stres bekerja. (Foto: Pixabay)
Banyak orang tahu dan merasa maklum bila calon ibu mengalami perubahan emosi selama hamil. Tapi ternyata, perubahan emosi selama masa kehamilan juga bisa dialami oleh calon Ayah, lho!
ADVERTISEMENT
Meski tidak mengandung, calon ayah pun dapat mengalami perasaan-perasaan yang tidak berbeda jauh ketika mengetahui istrinya telah hamil dan terus mengalami perubahan emosi selama kehamilan berlangsung.
Istilah kekiniannya, calon ayah ikut jadi baper, nih!
Menurut penelitian Prof.Dr.Robert McCall, direktur dari Office of Child Development, University of Pittsburgh, sekitar 11-65% calon ayah mengalami gejala-gejala mirip ibu hamil. Mulai dari kram pada kaki, mual-mual, bahkan mengidam hal-hal yang tidak masuk akal.
Gejala tersebut disebut Sympathetic Pregnancy Symptom. Hal ini menurut McCall, umumnya bermula dari perasaan cemas yang dialami calon ayah terhadap kehamilan sang istri, yang terbentur dengan norma-norma yang berlaku di lingkungan sekitar mereka.
Ilustrasi hamil
Ilustrasi hamil (Foto: Thinkstock)
Kecemasan-kecemasan yang dialami calon ayah dapat beragam. Misalnya kecemasan yang berkisar pada kondisi fisik istri dan janin, sementara sebagai suami dan calon ayah ia merasa bertanggungjawab untuk selalu melindungi.
ADVERTISEMENT
Bisa juga kecemasan yang terkait dengan rasa ragu atau gamang terhadap kemampuannya untuk berperan sebagai ayah nanti. Atau kecemasan akan kemungkinan rusaknya hubungan suami-istri akibat peran baru yang akan disandang olehnya maupun istri.
Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya calon ayah maupun ibu saling terbuka dan tidak sungkan untuk berbagi perasaan. Utarakan kecemasan pada pasangan, diskusikan bagaimana Anda berdua berencana untuk melaluinya. Kesadaran bahwa Anda sepakat untuk menghadapi semua tantangan berdua akan membuat kecemasan mereda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan