Kumparan Logo

Lebih Baik Mana, Bayi di Stroller atau Digendong Saat Naik Eskalator?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi eskalator Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi eskalator Foto: Shutterstock

Membawa bayi bepergian dengan stroller mungkin menjadi pilihan bagi banyak ibu. Dengan stroller, orang tua bisa dengan mudah dan nyaman bepergian bersama si kecil, seperti ke mal misalnya. Sayangnya, kadang membawa anak menggunakan stroller di mal atau pun di gedung bertingkat menjadi dilema bagi orang tua.

Ya Moms, Anda mungkin bertanya-tanya, manakah yang lebih aman, bayi tetap duduk di stroller atau digendong saja?

"Lebih aman digendong. Stroller dilipat untuk memastikan tidak ada barang-barang di stroller yang terjatuh atau tersangkut di eskalator," ujar Sapto Yuwono Kasino Putro yang merupakan Escalator Safety Expert dari Safe Kids Indonesia, saat dihubungi kumparanMOM Minggu (16/6).

Kereta bayi (stroller). Foto: Pixabay

Membawa anak tetap di stroller saat naik eskalator, kata Sapto, sangatlah berbahaya dan sangat berisiko untuk keselamatannya dan si pembawa strollernya. Adapun risiko yang dimaksud oleh Sapto adalah seperti berikut:

- Hilangnya keseimbangan roda stroller akibat bedanya ketinggian diantara roda depan dan belakang stroller pada setiap pijakan eskalator saat stroller naik atau turun serta dalam perjalanan di dalam penggunaan eskalator.

- Pijakan eskalator yang dibuat secara bertingkat juga menyulitkan bagi pembawa stroller saat akan memasuki eskalator baik dalam posisi naik atau menuruni eskalator. Sehingga, saat posisi naik, risiko roda stroller bagian depan bisa terbalik akibat dari roda depan yang terhentak atau berbenturan dengan pijakan eskalator yang naik. Sedangkan ketika posisi menurun, pembawa stroller dan strollernya berisiko terguling dikarenakan gerakan pijakan eskalator yang meluncur ke bawah.

- Roda stroller berisiko tersangkut di antara step dan landing plate (ujung eskalator) saat stroller sampai atau tiba di ujung eskalator.

- Tergulingnya stroller saat menuruni eskalator. Karena eskalator berbeda dengan moving walk yang dipasang pada posisi datar atau dengan sudut kemiringan yang lebih landai.

Ilustrasi eskalator. Foto: PIXABAY/Pexels

Nah, bila Anda memang berencana membawa bayi menggunakan stroller ke dalam gedung bertingkat, ada baiknya untuk mengetahui sarana eskalator, moving walk atau travelator, maupun lift yang tersedia di dalam gedung tersebut, Moms. Kemudian pastikan terdapat rekan atau teman orang dewasa saat Anda membawa stroller ke dalam gedung serta patuhi aturan–aturan keselamatan yang tertera di eskalator.

Yang tak kalah penting adalah Anda tidak segan meminta bantuan pihak keamanan gedung bila membutuhkan bantuan atau informasi demi keselamatan bersama.

kumparan post embed