kumparan
18 Desember 2017 21:10

Mengeluarkan Dahak Bayi secara Alami

Anak bayi yang digendong ibunya
Anak bayi yang digendong ibunya (Foto: Thinkstock)
Ibu perlu mewaspadai bayi dari penyakit yang disebabkan oleh dahak. Pasalnya, dahak bisa menyebabkan tenggorokan bayi tidak nyaman, menghalangi pernapasan dan mengganggu proses menelan.
ADVERTISEMENT
Dilansir newkidscenter.com, penyakit berdahak seperti pilek, batuk, flu muncul karena disebabkan oleh virus. Keberadaan virus di dalam tubuh menyebabkan produksi lendir bertambah. Hal ini juga terjadi pada bayi mengingat produksi lendir adalah proses organik yang terjadi di tubuh manusia dan akan bereaksi ketika terserang penyakit.
Menurut laman livestrong.com, jika hidung anak Anda tersumbat berikan tetes hidung dengan cairan garam fisiologis. Atau, ibu bisa melakukkan fisioterapi dengan cara penguapan yang berfungsi untuk mencairkan lendir. Metode pengobatan uap akan membuat lendir luluh lalu keluar dengan cara dibatukkan atau lewat feses bayi Anda.
Cara lainnya tentu lewat konsumsi ASI juga akan membantu bayi Anda untuk mengeluarkan dahak melalui feses. ASI membentuk kekebalan tubuh karena mengandung zat imunoglobulin. Zat ini mampu menyingkirkan virus.
ADVERTISEMENT
Agar virus cepat pergi dari tubuh bayi, ibu juga bisa melakukan terapi dengan menjemur bayi. Cara ini sangat efektif dilakukan di bawah sinar matahari para rentang waktu pukul 7 hingga 8 pagi. Cahaya matahari di pagi hari efektif menghilangkan bakteri.
Cara lain yang mungkin dicoba adalah menghangatkan tubuh bayi seperti pengobatan yang dilakukan kepada orang dewasa.
Minyak kayu putih merupakan obat luar yang sangat manjur. Teteskan minyak kayu putih ke dalam baskom berisi air hangat lalu letakkan di dekat bayi agar uapnya terhirup pernapasan. Namun, pastikan balsem dan minyak kayu putih dengan kandungan yang tidak terlalu panas.
Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya yaitu dengan menidurkan bayi Anda dengan posisi berbeda. Apabila biasanya ibu merebahkan bayi dengan posisi sejajar dengan badan, maka Anda dapat mengubahnya dengan memosisikan kepala lebih tinggi. Posisi tersebut cukup membantunya dalam mengeluarkan dahak di saluran pernapasannya. Tak hanya itu, Anda juga bisa memosisikan bayi dengan tengkurap saat tidur, sehingga membantu bayi Anda untuk mengeluarkan dahaknya.
ADVERTISEMENT
Apabila tidak kunjung sembuh, sebaiknya Anda membawa bayi Anda untuk ke dokter agar lekas sembuh.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan