Mom
·
19 Oktober 2020 9:00

Menggunting Bulu Mata Bayi agar Lentik, Apa Kata Dokter?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menggunting Bulu Mata Bayi agar Lentik, Apa Kata Dokter?  (95465)
bayi perempuan - POTRAIT Foto: Shutterstock
Memiliki bayi dengan bulu mata yang lentik agaknya jadi keinginan banyak orang tua di Indonesia. Begitu banyak yang menginginkan hal ini, sampai kita mungkin kerap mendengar anjuran untuk menggunting bulu mata bayi agar lentik. Terutama mereka yang punya anak perempuan.
ADVERTISEMENT
Tapi benarkah menggunting bulu mata bayi dapat membuatnya jadi lentik? Lantas apakah tindakan ini memiliki risiko atau pengaruh pada kesehatan bayi?
Moms, yuk simak penjelasan dari Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Ariani D. Widodo, Sp.A(K) mengenai hal ini.
Menggunting Bulu Mata Bayi agar Lentik, Apa Kata Dokter?  (95466)
Bulu mata bayi Foto: Shutterstock

Yang Perlu Orang Tua Tahu Mengenai Bulu Mata Bayi

dr. Ariani mengatakan menggunting bulu mata anak sejak bayi agar lebih lentik itu adalah mitos belaka. Ya Moms, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung tentang praktik ini.
Kita juga perlu tahu, bulu mata yang lentik umumnya dipengaruhi oleh faktor keturunan dari keluarga ayah atau ibu. Selain itu, faktor nutrisi yang dikonsumsi bayi pun ikut mendukung tumbuh lentik atau tidaknya bulu mata si kecil.
ADVERTISEMENT
"Bulu mata yang lentik banyak dipengaruhi oleh faktor keturunan, serta faktor nutrisi yang dikonsumsi sang bayi. Dalam hal gizi, nutrisi yang dimaksud adalah ASI atau susu formula yang orang tua berikan kepada bayi. Tidak ada suplemen khusus yang harus dikonsumsi oleh bayi untuk membuat bulu matanya lentik dan panjang, kecuali ada rekomendasi dari ahlinya," kata dr. Ariani saat dihubungi kumparanMOM, Selasa (13/10).
Menggunting Bulu Mata Bayi agar Lentik, Apa Kata Dokter?  (95467)
mata bayi Foto: Shuttetrstock

Risiko Menggunting Bulu Mata Bayi

Lebih lanjut, dokter yang berpraktek di RSIA Bunda Jakarta ini menjelaskan, menggunting bulu mata bayi terlalu sering bisa memberikan efek samping berbahaya yang merugikan pada bayi. Misalnya bulu mata kehilangan fungsinya untuk melindungi mata dari debu dan kotoran yang akan masuk ke dalam mata anak. Si kecil berisiko juga terluka akibat gunting.
ADVERTISEMENT
"Kemudian menggunting bulu mata bayi terlalu pendek bisa menyebabkan risiko merusak bulu matanya, dan bisa membuat bayi tidak nyaman. Sehingga bayi lebih rewel dari biasanya," tutup dr. Ariani. Jadi demi kebaikan si kecil, jangan dilakukan lagi ya, Moms.