kumparan
Mom23 Mei 2020 11:53

Pandemi Corona, Bagaimana Bila Kakek Nenek Ingin Tetap Bertemu di Hari Lebaran?

Konten Redaksi kumparan
kakek nenek-Potrait
Ilustrasi kakek nenek mengurus bayi-Potrait Foto: Shutterstock
Beberapa hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran. Namun, Lebaran tahun ini akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya dengan adanya pandemi corona, membuat Anda dan keluarga tidak bisa berkunjung ke rumah kakek nenek si kecil.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, hal ini demi memutus rantai penyebaran virus corona, terlebih bagi lansia yang rentan terpapar virus tersebut. Kondisi ini tentu membuat kerinduan yang mendalam dari kakek nenek terhadap cucunya sendiri, serta sebaliknya.
Apalagi bila kakek dan neneknya mungkin sampai memaksa ingin merayakan momen Lebaran bersama. Ini tentu cukup menjadi dilema tersendiri bagi Anda.
Ilustrasi anak bersama kakek dan nenek
Ilustrasi anak bersama kakek dan nenek Foto: Shutterstock
Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Anastasia Satriyo M.Psi., Psi, Anda perlu memvalidasi perasaan mereka. Yakni jelaskan bahwa Anda dan si kecil juga merindukan dan menginginkan merayakan momen Idul Fitri bersama.
Namun, jangan lupa juga untuk menjelaskan kembali bahwa kondisi pandemi corona seperti ini, sehingga Anda dan keluarga terpaksa tidak bisa saling berkunjung dalam sementara waktu.
ADVERTISEMENT
"Kita jelasin bahwa kasian buat cucunya, 'kan oma opa nggak ingin menyakiti atau membuat cucunya kesulitan, kan?' Kita bisa pakai data yang udah ada untuk menjelaskannya," ujar Anastasia Satriyo M.Psi., Psi, saat dihubungi kumparanMOM, Kamis (21/5).
Jelaskan kondisi sebaliknya pula bila dalam hal ini, justru yang pembawa penyakit (carrier), mungkin saja Anda atau sang cucu yang tak kelihatan atau tanpa gejala dan bisa menularkan kepada mereka.
Menjelaskan hal tersebut memang tidak semudah kelihatannya, Moms. Jika memang kakek nenek tetap ingin melihat wajah si kecil, Anastasia menyarankan untuk meminta merayakan Lebaran bersama secara virtual, yaitu dengan menggunakan video call.
Ilustrasi video call dengan anggota keluarga
Ilustrasi video call dengan anggota keluarga. Foto: Shutterstock
Selain itu, tidak lupa untuk mengirimkan makanan kesukaan kakek nenek di hari Lebaran, sebagai tanda permohonan maaf sekaligus perhatian bahwa tidak bisa berkunjung di tahun ini.
ADVERTISEMENT
Lalu, bagaimana bila kakek-nenek tetap tidak memahami kondisi dan menginginkan Anda dan anggota keluarga berkunjung?
Anda perlu mengingatkan bahwa status Anda dan suami adalah juga orang tua yang mana memiliki hak untuk melindungi si kecil, juga sebagai anak yang ingin melindungi orang tuanya, yakni kakek neneknya anak Anda.
anak dan kakek-nenek
anak dan kakek-nenek Foto: Shutterstock
Namun, perlu diingat ya Moms, dalam menjelaskan ke kakek-nenek tidak dengan emosi dan tetap dengan nada yang sopan santun.
Terakhir, jika mereka tidak bisa menerima apa yang sudah Anda jelaskan, yang perlu dilakukan adalah menerima bahwa Anda belum bisa menyenangkan hati kakek nenek dalam hal ini, tapi yang perlu diingat adalah untuk alasan yang baik.
"Kalau misalnya abis itu mereka tetap marah, langkah selanjutnya adalah menerima bahwa kita belum bisa menyenangkan orang tua kita," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan