Penyebab Bayi Sakit Kepala

5 Agustus 2022 14:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Bayi sakit kepala. Foto: Love_Sequence/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bayi sakit kepala. Foto: Love_Sequence/shutterstock
ADVERTISEMENT
Ternyata bayi juga bisa sakit kepala, Moms. Bahkan, sakit kepala termasuk masalah kesehatan yang cukup umum dialami bayi. Apakah si kecil juga pernah mengalaminya?
ADVERTISEMENT
Bayi memang belum bisa menyampaikan sakit kepala yang ia rasakan. Namun biasanya, ia akan menunjukkan beberapa gejala seperti, terus berusaha meraih kepalanya, membenturkan kepala, lebih mudah marah, rewel, demam, hingga lebih sensitif terhadap cahaya.
Orang dewasa yang mengalami sakit kepala saja bisa sangat merasa tidak nyaman, apalagi bayi yang belum bisa menjelaskan perasaannya. Lantas, apa penyebab bayi sakit kepala?

8 Penyebab Sakit Kepala pada Bayi

Ilustrasi bayi sakit kepala. Foto: Feelimage/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi sakit kepala. Foto: Feelimage/shutterstock
Sakit kepala pada bayi biasanya tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya atau diberi perawatan rumah seperti kompres. Namun, orang tua tetap perlu paham apa saja kemungkinan penyebab sakit kepala pada bayi, seperti:
  1. Penyakit umum
Penyakit umum yang kerap dialami bayi seperti pilek, flu, infeksi sinus, atau infeksi telinga dapat memicu sakit kepala pada bayi. Beberapa kondisi tersebut termasuk penyebab paling umum sakit kepala pada bayi, Moms.
ADVERTISEMENT
  1. Faktor genetik
Migrain atau sakit kepala sebelah cenderung menurun di dalam keluarga. Mengutip Healthy Children, bayi memiliki kemungkinan 50 persen terkena migrain jika salah satu orang tuanya menderita kondisi yang sama. Kemungkinannya juga bisa meningkat menjadi 90 persen jika kedua orang tuanya mengalami migrain.
  1. Stres dan kecemasan
Perubahan lingkungan, rutinitas, serta kehadiran anggota keluarga baru dapat menyebabkan bayi stres dan cemas, sehingga menimbulkan ketegangan dan sakit kepala.
  1. Pola makan dan hidrasi
Pola makan yang buruk dapat menyebabkan gula darah rendah, sehingga meningkatkan risiko sakit kepala. Asupan ASI, susu formula, ataupun air putih yang tidak memenuhi kebutuhan cairan bayi juga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada kepala.
Ilustrasi bayi menangis karena sakit kepala. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi menangis karena sakit kepala. Foto: Shutter Stock
  1. Kurang tidur
Merupakan hal wajar bila bayi rewel di malam hari dan sulit tidur. Namun, hal ini bisa membuat bayi kelelahan keesokan harinya sehingga menimbulkan ketegangan pada saraf.
ADVERTISEMENT
  1. Tumbuh gigi
Masa tumbuh gigi kerap menyebabkan rasa tidak nyaman pada bayi termasuk sakit kepala. Dikutip dari Mom Junction, kemungkinan besar sakit gigi dan gusi bayi menyebar melalui saraf ke kepala dan menimbulkan nyeri.
  1. Makanan tertentu
Bayi yang mengalami sensitivitas terhadap suatu zat di dalam makanan juga rentan dengan sakit kepala. Salah satu zat kimia yang bisa menyebabkan sakit kepala adalah tyramine yang biasanya ditemukan pada buah pisang.
  1. Cedera kepala
Ini merupakan salah satu penyebab sakit kepala paling serius pada bayi. Bayi yang pernah jatuh atau terbentur kemungkinan besar mengembangkan sakit kepala jika cederanya parah, Moms.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020