Penyebab dan Gejala Sepsis pada Bayi

3 Agustus 2022 10:00
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi bayi sepsis. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi sepsis. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Ada beberapa masalah kesehatan pada bayi yang perlu orang tua waspadai, salah satunya adalah sepsis. Ya Moms, sepsis adalah salah satu bentuk respons sistem kekebalan tubuh yang tidak terkendali terhadap suatu infeksi atau bakteri. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, terutama pada bayi berusia di bawah tiga bulan.
ADVERTISEMENT
Mengutip Made for Mums, kondisi ini terjadi ketika bakteri masuk ke aliran darah, dan tubuh akan bereaksi berlebihan terhadap infeksi, sehingga bisa menyerang sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Di samping itu, reaksi tubuh yang berlebihan terhadap suatu infeksi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang signifikan, dan suplai darah ke organ vital seperti otak, jantung, atau ginjal akan berkurang.
Ilustrasi bayi dengan sepsis. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dengan sepsis. Foto: Shutterstock
Oleh karena itu, jika sepsis tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan kegagalan organ tubuh, hingga kematian. Ya Moms, penyakit ini termasuk golongan penyakit yang mengancam jiwa. Sebab, gejala awal infeksi virus ini terkadang tidak jelas atau mirip seperti gejala penyakit umum lainnya. Jadi, pahami lebih lanjut soal penyebab dan gejala sepsis pada bayi berikut ini.
ADVERTISEMENT

Penyebab Sepsis pada Bayi

Hingga saat ini, penyebab utama terjadinya sepsis pada bayi belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga menjadi pemicu infeksi virus ini.
Sepsis pada bayi biasanya disebabkan oleh infeksi pada ibu selama kehamilan, salah satunya infeksi cairan ketuban saat ketuban pecah dini. Selain itu, proses persalinan yang tidak steril juga dapat menyebabkan bayi terinfeksi bakteri saat dilahirkan, Moms.
Ilustrasi melahirkan dengan operasi caesar. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melahirkan dengan operasi caesar. Foto: Shutterstock
Faktor lingkungan rumah yang kurang bersih pun bisa menjadi penyebab sepsis pada bayi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah atau pun kamar yang digunakan bayi untuk menghindari paparan virus atau bakteri ke dalam tubuh.
Selain faktor kebersihan, dilansir Cleveland Clinic, sepsis pada bayi juga bisa disebabkan oleh berat badan bayi lahir rendah, kelahiran prematur, dan terpapar infeksi lain saat bayi di rumah sakit. Lantas, apa saja gejalanya?
ADVERTISEMENT

Gejala Sepsis pada Bayi

Ilustrasi bayi muntah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi muntah. Foto: Shutter Stock
Berikut beberapa gejala sepsis pada bayi yang perlu orang tua waspadai.
  • Menolak untuk menyusu.
  • Tertidur sepanjang hari.
  • Mudah menangis atau perasaan sensitif.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Napas cepat.
  • Demam lebih dari 38,1 derajat celsius.
  • Hipotermia atau suhu tubuh di bawah 36 derajat celsius.
  • Timbul ruam kemerahan.
  • Henti napas.
Nah Moms, bila menemui beberapa gejala di atas, segera bawa bayi ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020