Tanda Anak Alami Hiperleksia

18 Juni 2022 12:19
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi anak membaca buku. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak membaca buku. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Hiperleksia merupakan kondisi di mana anak mampu membaca di usia lebih cepat. Biasanya, kondisi ini dialami saat anak berusia 2 - 4 tahun. Meski begitu, berbeda dengan anak yang berbakat membaca, anak dengan hiperleksia memiliki kemampuan komunikasi atau berbicara jauh di bawah kemampuan anak-anak seusianya.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, istilah hiperleksia muncul pada tahun 1967. Umumnya, anak dengan hiperleksia memiliki keterampilan membaca tingkat lanjut, belajar membaca lebih awal tanpa diajari, memiliki preferensi yang kuat untuk buku bacaan, dan cenderung memiliki gangguan perkembangan saraf.
“Hiperleksia secara khusus digunakan untuk menggambarkan anak-anak dengan cacat perkembangan saraf, yang juga menunjukkan keterampilan membaca kata yang cukup baik,” kata Laura Justice, PhD, seorang ahli dalam ilmu bicara dan pendengaran, ahli bahasa terkemuka, dan profesor psikologi pendidikan di The Ohio State University, seperti dikutip dari Very Well Family.
Dengan kata lain, anak dengan hiperleksia sering kali disebut sebagai pembaca otodidak, tetapi sulit memahami apa yang dibaca.
Ilustrasi anak sedang membaca buku sebagai salah satu kegiatan untuk menstimulasi kecerdasan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sedang membaca buku sebagai salah satu kegiatan untuk menstimulasi kecerdasan. Foto: Shutterstock
Menurut Robert Naseef, PhD, psikolog yang ahli menangani gangguan autisme, hiperleksia pada anak sering dikaitkan dengan gangguan autisme. Sebab, sekitar 6 - 16 persen anak dengan hiperleksia mengalami gangguan autisme.
ADVERTISEMENT
“Karakteristik ini umum terjadi pada autisme. Mereka sering mengenali kata-kata, tetapi berjuang untuk memahami arti dari teks atau paragraf,” jelas psikolog yang praktik di Alternative Choices di Pennsylvania, masih mengutip Very Well Family.
Selain bisa membaca dengan cepat, apa saja tanda hiperleksia pada anak yang perlu dipahami orang tua?

Tanda Hiperleksia pada Anak

Menurut Dr. Justice, tanda paling umum dari hiperleksia adalah keterampilan membaca kata dengan cepat. Sementara itu, Dr. Naseef menambahkan, anak dengan hiperleksia memiliki ketertarikan yang kuat dengan huruf, bentuk cetakan, dan terkadang pada angka.
“Kadang-kadang orang tua akan melihat bahwa anak mereka benar-benar terpesona dengan huruf, truk, kereta api, bola, dan sebagainya. Mereka sering kali menyukai huruf bahkan sebelum mereka tahu bunyi hurufnya,” kata Dr. Naseef.
Ilustrasi anak membaca.  Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak membaca. Foto: Thinkstock
Dikutip dari Healthline, ada empat karakteristik yang sebagian besar dimiliki oleh anak dengan hiperleksia seperti berikut ini.
ADVERTISEMENT
1. Tanda gangguan perkembangan
Meski mampu membaca dengan naik, anak dengan hiperleksia akan menunjukkan tanda-tanda gangguan perkembangan, seperti tidak dapat berbicara atau berkomunikasi seperti anak-anak lain seusianya. Mereka pun mungkin juga menunjukkan masalah perilaku, misalnya saja mudah marah.
2. Sulit memecahkan masalah
Anak dengan hiperleksia memiliki keterampilan membaca yang sangat tinggi, tetapi sulit untuk memahami dan memecahkan masalah di sekitar.
3. Mampu belajar dengan cepat
Sebagian anak dengan hiperleksia bisa belajar membaca sendiri. Misalnya, dengan mengulangi kata-kata yang dilihat atau didengar berulang-ulang.
4. Tertarik pada buku
Anak dengan hiperleksia akan lebih menyukai atau tertarik dengan buku cerita atau bahan bacaan daripada bermain dengan mainan. Bahkan, mereka mungkin akan mengeja kata-kata menggunakan jari-jari tangan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020