Tanda Bayi Terlalu Banyak Diberi Makan
ยทwaktu baca 2 menit

Masih ada orang tua yang berpikir, bahwa bayi gemuk adalah bayi yang sehat. Sehingga, beberapa ibu pun berusaha memberi makan bayi sebanyak mungkin agak si kecil bertubuh gemuk. Padahal, anggapan tersebut tidak benar ya, Moms. Bayi yang tidak gemuk juga bisa dikategorikan sehat, selama pertumbuhannya sesuai dengan kurva WHO.
Pemberian makanan terlalu banyak justru bisa berisiko menimbulkan masalah pada tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Misalnya saja, muntah-muntah atau berisiko obesitas.
Lantas, bagaimana caranya ibu tahu jika bayinya makan terlalu banyak?
Dikutip dari FirstCry Parenting, Dokter Spesialis Anak di India, Dr. Gunjan Baweja, MBBS, MD menjelaskan ada beberapa tanda yang menunjukkan jika si kecil makan terlalu banyak, seperti:
1. Perubahan perilaku pada bayi
Pemberian makan yang berlebihan menyebabkan beban tambahan pada perut bayi, sehingga membuat sistem pencernaan harus bekerja lebih keras. Kondisi ini bisa membuat si kecil merasa tidak nyaman, sehingga ia lebih mudah marah, rewel dan mengalami gangguan pada siklus tidurnya.
2. Perubahan pada kotoran bayi
Usus bayi belum mampu memproses makanan yang menumpuk di tubuhnya. Hal ini membuat semakin banyak makanan yang akhirnya tidak tercerna dengan baik. Nah Moms, kondisi ini bisa menyebabkan perubahan pada kotoran bayi menjadi sangat bau, sedikit cair, hingga jumlahnya yang lebih banyak dari biasanya.
3. Masalah lambung
Pemberian MPASI dan susu formula yang berlebihan dapat menyebabkan perut bayi meregang melebihi kapasitasnya. Akibatnya, makanan tersebut bisa kembali ke kerongkongan bayi dengan bentuk gumoh atau muntah. Si kecil juga bisa bersendawa sambil mengeluarkan cairan susunya.
