kumparan
9 Februari 2018 11:01

Tekanan Darah Ibu Hamil Ternyata Bisa Memprediksi Jenis Kelamin Bayi

Ibu Hamil. (Foto: Thinkstock)
Laki-laki atau perempuan, ya?
Pertanyaan itu sering muncul saat seorang wanita sedang mengandung. Bagi banyak pasangan pertanyaan ini sangat penting untuk menyiapkan keperluan bayi setelah lahir, termasuk juga namanya.
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahuinya, berbagai cara dilakukan oleh calon orang tua dan keluarga. Mulai dari cara medis seperti melakukan USG sampai cara-cara tradisional yang dipercaya dapat membantu mereka.
Namun sebuah penelitian terbaru menemukan cara lain untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Dikutip kumparanMoms (kumparan.com) dari livestrong.com, peneliti asal Kanada menemukan bahwa melalui tekanan darah ibu, jenis kelamin bayi bisa diprediksi.
Peneliti sebelumnya mengamati sebanyak 1.400 wanita China yang berencana akan hamil. Peneliti mengamati tekanan darah para responden. Pemeriksaan awal dilakukan pada saat 26 minggu sebelum terjadi pembuahan, kemudian diperiksa setelah hamil dan melahirkan.
Setelah para responden melahirkan, peneliti menemukan sebanyak 739 wanita melahirkan bayi laki-laki dan sebanyak 672 wanita melahirkan bayi perempuan. Para peneliti melihat bahwa wanita yang melahirkan bayi laki-laki cenderung memiliki tekanan darah sistolik yang tinggi, yaitu sekitar 106 mmHG selama kehamilan. Sedangkan, wanita yang melahirkan bayi perempuan cenderung memliki tekanan darah sistolik yang rendah selama kehamilan, yaitu sekitar 103 mmHG.
ADVERTISEMENT
Tekanan darah sistolik adalah tekanan darah yang tercipta karena adanya kontraksi jantung sehingga mendorong darah melalui arteri ke seluruh tubuh dengan mengacu pada jumlah tekanan darah yang ada dalam arteri.
Nah, berapa tekanan darah Anda saat ini, Moms?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan