kumparan
21 Mei 2018 9:29

Tips Atur Istirahat Anak saat Ramadhan

Ilustrasi Anak Tidur
Ilustrasi Anak Tidur (Foto: Thinkstock)
Ada banyak hal yang perlu diperhatikan orang tua saat mendampingi anak puasa Ramadhan. Tak hanya kebutuhan nutrisinya, tapi juga mengatur pola istirahat anak.
ADVERTISEMENT
Istirahat yang cukup penting bagi anak untuk menjaga kesehatan fisik dan emosinya. Sehingga, anak bisa bugar dan tetap semangat sepanjang hari saat menjalani puasa. Nah, bagaimana caranya?
kumparanMOM merangkum beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatur pola istirahat anak saat ia puasa, seperti berikut ini:
Tidur lebih awal
Anak tidur terlentang
Anak tidur terlentang (Foto: Pixabay)
Saat puasa, anak bisa saja sedikit tidur akibat harus bangun dini hari untuk sahur Moms. Maka dari itu, ubahlah jam tidur anak lebih awal. Misalnya, selepas tarawih dan tilawah segerakan anak Anda untuk tidur dan tidak banyak bermain-main di luar.
Anda bisa menjadwalkan maksimal anak tidur jam 9 malam. Katakan padanya, “Sayang, cepat tidur ya, besok kan mau bangun jam 3 pagi buat sahur”.
ADVERTISEMENT
Dukung tidur berkualitas
Tugas Anda bukan hanya meminta anak tidur lebih cepat, tapi juga membantu ia tidur berkualitas. Selain menyiapkan fisik anak agar tak terlalu lelah di malam hari, Anda bisa mematikan lampu agar otak si kecil juga ikut istirahat dan kian nyenyak tidurnya.
Pastikan badan si kecil bersih ya Moms. Jika ia berkeringat selepas bermain di malam hari, Anda bisa menggantikan bajunya sebelum tidur. Tentunya, agar tidur anak nyaman dan lelap.
Kurangi TV dan gadjet
Berikan aturan main dan konsekuensi pada anak
Berikan aturan main dan konsekuensi pada anak (Foto: Thinstock)
Salah satu gangguan tidur pada anak bisa jadi karena terlalu sering menonton acara TV dan bermain gadjet. Bijaklah menyikapi hal itu Moms! Anda bisa membuat kesepakatan pada anak untuk mengurangi penggunaan TV dan gadjet, misalnya hanya boleh dua jam selama sehari.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, alihkan kegiatan si kecil dengan aktivitas yang tak kalah menyenangkan. Seperti, berkunjung ke rumah teman, ngabuburit dengan ngaji bersama keluarga, atau lainnya. Kreatiflah mengemas kegiatan agar anak tertarik mengikutinya.
Istirahat siang
Jika jam sekolah lebih singkat ketika puasa, maka manfaatkanlah untuk mengoptimalkan istirahat siangnya, Moms. Anda bisa mengalokasikan waktu sekitar 1 jam untuk si kecil tidur siang. Lebih baik, tunda dulu aktivitas berlebih, seperti membiarkannya bermain di luar saat siang hari. Hal tersebut bisa membuat anak lelah saat berpuasa.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan