Mom
·
20 September 2020 11:03

Tips Memuji Anak Tanpa Membuat Saudaranya Cemburu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tips Memuji Anak Tanpa Membuat Saudaranya Cemburu (65025)
Ilustrasi kakak dan adik. Foto: Shutterstock
Meski terlihat akur, bukan tidak mungkin anak Anda bisa cemburu atau iri dengan saudaranya yang lain. Ya Moms, kondisi ini sebenarnya adalah hal yang wajar. Biasanya, kecemburuan timbul akibat merasa orang tua tidak memberikan perhatian yang sama pada anak-anaknya.
ADVERTISEMENT
Misalnya saja ketika Anda memberikan pujian kepada si kakak karena suatu prestasi yang diraihnya. Namun si adik yang melihat hal tersebut mungkin akan merasa cemburu karena Anda terlihat menyayangi salah satu di antara mereka. Padahal, Anda tak bermaksud demikian. Ya, Anda hanya ingin memberikan apresiasi dan semangat untuk si kakak atas prestasi yang dicapainya.
Nah Moms, agar apresiasi atau pujian tersebut tak terkesan berat sebelah, dilansir Young Parents, begini cara memuji anak tanpa membuat saudara kandungnya merasa cemburu.
Tips Memuji Anak Tanpa Membuat Saudaranya Cemburu (65026)
adik - kakak alami sibling rivalry Foto: Shutterstock

7 Cara Memuji Anak Tanpa Membuat Saudara yang Lain Cemburu

1. Jangan Membedakan

Setiap anak tentu memiliki bakat dan prestasinya masing-masing. Anak sulung Anda mungkin unggul di bidang akademis, sementara si kecil lebih unggul dalam bidang musik. Namun bukan berarti, bila si kakak lebih unggul di bidang akademis, dia lebih pintar dari si adik ya, Moms.
ADVERTISEMENT
Jadi daripada meremehkan anak bungsu Anda dan menimbulkan kebencian pada kakaknya, lebih baik temukan cara untuk memastikan bahwa kedua anak menerima pujian yang sesuai dengan apa yang diraihnya.

2. Hindari Membandingan

Hindari berkata pada anak bungsu Anda dengan ucapan, "Kamu kenapa tidak bisa lebih baik dari kakakmu?" Jika Anda membandingkannya seperti ini, Anda bukan hanya menyakiti si kecil tapi juga membuatnya akan membenci kakaknya karena selalu dibandingkan dengannya.
Membandingkan antar saudara seperti ini bisa menciptakan persaingan dan kecemburuan di antara mereka, saling mengadu domba, dan berakhir negatif. Jadi ingat ya, Moms, jangan pernah melakukan hal ini.
Tips Memuji Anak Tanpa Membuat Saudaranya Cemburu (65027)
Ilustrasi ibu membela kakak Foto: Shutterstock

3. Ajak Kakak atau Adik Ketika Memuji Satu Sama Lain

Daripada menyembunyikan pujian untuk si kakak, cobalah untuk melibatkan sang adik, begitu pula sebaliknya. Anda bisa mengatakan, "Kakakmu dan aku sangat bangga dengan lukisan yang kamu buat" atau "Adikmu dan aku senang kamu mendapat nilai bagus." Sekalipun pernyataan ini tidak sepenuhnya akurat, hal tersebut bisa memberikan kesan positif.
ADVERTISEMENT

4. Jangan Sombong

Bicaralah dengan anak Anda yang berusia lebih tua tentang caranya membahas pencapaiannya. Dia mungkin cukup dewasa untuk menyadari bahwa adiknya mungkin kurang berprestasi dalam bidang akademis, sehingga sulit berprestasi di bidang itu.
Jelaskan padanya bahwa dia harus bangga dengan pencapaiannya, tetapi jangan sampai sombong dan merendahkan adiknya.
Tips Memuji Anak Tanpa Membuat Saudaranya Cemburu (65028)
Ilustrasi Ibu dan Anak Foto: Thinsktock

5. Mengerti Karakter Masing-masing Anak

Kedua anak Anda mempunyai karakter, bakat dan sifat yang berbeda-beda, Moms. Mereka tidak sama, jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk mengharapkan mereka mempunyai prestasi akademis yang sama. Itulah mengapa penting untuk mengenali dan mengembangkan kemampuan khusus mereka, yang mungkin akan membawa perkembangan satu sama lain ke arah yang berbeda.

6. Lebih Peka

Tak peduli seberapa keras Anda berusaha untuk membuat setiap anak merasa dihargai, anak yang lebih muda biasanya takut dibandingkan dengan prestasi kakaknya. Jadi sesekali, ajaklah si kecil berdiskusi. Jika Anda menemukan dia terganggu oleh kemajuan saudara kandungnya, yakinkan dia bahwa menurut Anda, si kecil tidak jauh berbeda dengan kakaknya dan setiap orang punya keunikan masing-masing.
ADVERTISEMENT

7. Jangan Memuji Terlalu Berlebihan

Moms, pujilah anak sesuai porsinya, dan jangan sampai berlebihan. Misalnya jangan pernah memuji anak dengan merendahkan kemampuan orang lain. Ingat, pujian diberikan untuk membuat anak semakin semangat berprestasi, bukan untuk menjatuhkan orang lain.