Mom
·
3 Juli 2020 21:10

World Allergy Week 2020: Cemas Si Kecil Miliki Risiko Alergi, Normal Tidak Sih?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
World Allergy Week 2020: Cemas Si Kecil Miliki Risiko Alergi, Normal Tidak Sih? (98079)
com-Ilustrasi anak gatal-gatal Foto: shutterstock
Melihat anak mengalami gatal-gatal, diare atau ruam tanpa diketahui penyebabnya, umumnya menimbulkan kecemasan tersendiri bagi orang tua. Berbagai pertanyaan pun mungkin bermunculan, seperti: apakah ini merupakan gejala alergi atau karena penyebab lainnya?
Nah Moms, untuk mengetahui apakah anak mengalami alergi, maka Anda harus mengetahui gejala dan penyebabnya. Ya, alergi sendiri merupakan suatu reaksi daya tahan tubuh yang berlebihan, sehingga menimbulkan beberapa gejala. Kondisi ini bisa muncul sebagai reaksi dari sistem kekebalan tubuh ketika terpapar zat tertentu yang disebut alergen. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari lingkungan seperti debu rumah, kutu, bulu binatang atau makanan dengan kandungan protein tertentu.
Perlu diketahui, Moms, bahwa pada dasarnya setiap anak memiliki risiko alergi. Selain itu, faktor keturunan juga memegang peranan penting terhadap tingkat risiko alergi yang mungkin diderita si kecil. Tapi tingkat risikonya dapat diperkirakan, tergantung siapa anggota keluarga yang menderita alergi.
Misal, jika saudara kandungnya memiliki risiko alergi, besarnya risiko si kecil adalah 25-35 persen. Jika salah satu orang tua menderita alergi, peluang memiliki alergi sekitar 20-30 persen. Sementara, jika kedua orang tua sama-sama menderita alergi, kemungkinan besar si kecil memiliki risiko alergi berkisar di angka 40-60%.
Penyebab alergi sendiri belum diketahui secara pasti, tetapi yang perlu diingat adalah alergi yang dimiliki orang tua akan meningkatkan risiko si kecil terkena alergi. Meski begitu, bisa jadi pula jenis alergi yang dimiliki anak berbeda dengan orang tuanya.
Video
Nah Moms, mengantisipasi munculnya risiko alergi sejak dini Nutriclub turut berpartisipasi merayakan World Allergy Week 2020 tahun ini. Nutriclub berkolaborasi dengan Top Digital Media telah mengadakan Pekan Cegah Alergi Anak 2.0, sebuah edu-roadshow untuk mengedukasi orang tua tentang pencegahan alergi sejak dini.
Pekan Cegah Alergi Anak 2.0 telah diselenggarakan pada 28 Juni hingga 3 Juli 2020 dengan sederet diskusi dari ahli dan publik figur soal pencegahan alergi dengan tema khusus terkait pandemi. Ya, di masa-masa ini, Anda harus memberikan perhatian ekstra pada kesehatan anak dan risiko alergi pada si kecil.
Moms, Anda bisa memulainya dengan melakukan Tes Allergy Risk Screener di sini. Harapannya, Anda bisa mencari tahu berapa besar kemungkinan si kecil miliki risiko alergi. Cukup 3 menit saja, hasilnya sudah dapat Anda ketahui apabila ingin melanjutkan konsultasi ke dokter ahli.
Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menjelaskan beberapa cara yang bisa mengurangi gejala alergi pada anak. Mulai dari pemberian ASI eksklusif hingga pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang mengandung gizi seimbang. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa risiko alergi dapat ditekan bila anak punya daya tahan tubuh yang baik dan mengonsumsi sinbiotik.
Sinbiotik adalah kombinasi prebiotik dan probiotik. Prebiotiknya merupakan nutrisi untuk bakteri baik yang mendukung keseimbangan mikrobiota saluran cerna. Zat ini telah direkomendasikan banyak ahli untuk pencegahan alergi dengan dukungan penelitian ilmiah pada lebih dari 1000 subjek.
Sedangkan probiotik adalah bakteri baik yang secara alami terdapat pada saluran cerna dan telah terbukti aman untuk anak. Probiotik bekerja dengan cara mendukung perkembangan daya tahan tubuh untuk pencegahan alergi. Tetapi, tidak semua sinbiotik itu sama. Ya Moms, Anda harus memilih sinbiotik yang telah memiliki bukti klinis dapat menurunkan risiko alergi si kecil dan telah dipatenkan.
Sinbiotik yang telah dipatenkan seperti kombinasi dari prebiotik FOS:GOS (1:9) dan probiotik B.breve terbukti klinis dapat mendukung sistem imun, sehingga bisa menurunkan risiko alergi si kecil. Nah Moms, Anda dapat memilih sinbiotik dengan SYNEO engine yang diformulasikan oleh Nutricia yang berpengalaman lebih dari 40 tahun riset di bidang alergi dan imunologi.
Jadi, cegah sebelum terlambat, ya, Moms! Pelajari lebih lanjut informasi terbaru risiko alergi anak dengan mengunduh Digital Allergy Prevention Kit di sini.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Nutriclub