Yang Perlu Ibu Hamil Pahami soal Induksi Persalinan
ยทwaktu baca 3 menit

Setiap ibu ingin melakukan proses persalinan yang lancar dan minim trauma. Namun, beberapa ibu bisa saja mengalami hambatan jelang atau saat hari perkiraan lahir (HPL). Misalnya saja, kontraksi yang tak kunjung tiba. Alhasil, ibu perlu melakukan induksi persalinan untuk memancing kontraksi dan mempercepat proses kelahiran.
Mengutip Verywell Family, induksi adalah istilah formal untuk proses merangsang kontraksi rahim sebelum ibu melahirkan lewat pervaginam. Proses ini biasanya dianjurkan bila kesehatan ibu atau bayi memiliki risiko infeksi dan kondisi medis lain, sehingga bayi perlu cepat dilahirkan, seperti kadar cairan ketuban rendah.
Nah Moms, berikut adalah beberapa hal yang perlu dipahami soal induksi persalinan agar bila Anda perlu menjalaninya, Ada sudah lebih siap.
4 Hal yang Perlu Ibu Hamil Pahami soal Induksi Persalinan
1. Pemeriksaan Serviks sebelum Induksi Persalinan
Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan vagina untuk memperkirakan seberapa besar kemungkinan induksi persalinan yang Anda butuhkan.
Beberapa hal yang diperiksa dari serviks yaitu konsistensi, dilatasi, penipisan, posisi, dan seberapa rendah posisi kepala bayi di panggul. Makin tinggi skor Anda, makin besar kemungkinan serviks Anda terbuka dengan mudah dan persalinan akan dimulai. Namun, jika skor Anda rendah, Anda mungkin perlu menjalani perawatan untuk mempersiapkan serviks.
2. Daftar Pertanyaan ke Dokter seputar Induksi Persalinan
Saat dokter memutuskan untuk melakukan induksi, jangan ragu untuk bertanya seputar pilihan induksi apa yang bisa dilakukan, Moms. Biasanya, dokter akan menawarkan pilihan berdasarkan beberapa faktor, yaitu kondisi rahim, kondisi ibu, preferensi ibu, preferensi dokter, dan penyebab kebutuhan induksi.
Selain itu, beberapa hal lain yang mungkin perlu Anda tanyakan yaitu sebagai berikut.
Berapa lama kita akan mencoba cara ini sebelum mencoba cara lain?
Apa kemungkinan risiko dan manfaat dari setiap induksi?
Apa yang terjadi jika cara ini tidak berhasil dan apa langkah selanjutnya?
Apakah metode ini memerlukan pemantauan bayi yang konstan atau hanya periode yang singkat?
Apakah saya bisa bergerak selama proses induksi berlangsung?
3. Ketahui HPL Anda
Biasanya, makin dekat dengan HPL, makin mudah bagi Anda untuk mempersiapkan persalinan. Pasalnya, tubuh Anda dan janin lebih siap untuk melahirkan spontan.
Saat akan melakukan induksi, dokter biasanya akan mempertimbangkan HPL. Dokter umumnya akan menyarankan untuk melakukan induksi pada usia kehamilan 39 minggu dibanding melakukannya lebih awal bila kondisi Anda dan bayi di dalam kandungan sehat.
4. Cari Dukungan
Menjalani induksi persalinan mungkin terasa menantang bagi sebagian ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk mendapatkan dukungan secara emosional, terutama dari suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Proses induksi mungkin akan memakan waktu. Untuk itu, dukungan tersebut dapat membantu Anda untuk mengatasi kebosanan dan rasa nyeri yang muncul.
