Ilustrasi vaksin corona-vaksin COVID-19
29 Desember 2020 15:25

1,3 Juta Nakes di 34 Provinsi Akan Divaksin Corona, Jateng Terbanyak

1,3 Juta Nakes di 34 Provinsi Akan Divaksin Corona, Jateng Terbanyak (83270)
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas utama penerima vaksin corona. Sebab tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi corona.
ADVERTISEMENT
"Tahap pertama adalah vaksinasi ke tenaga petugas kesehatan, health workers, di Indonesia ada 1,3 juta orang di 34 provinsi," kata Budi dalam konpers virtual di akun Youtube Setpres, Selasa (29/12).
Dalam paparan Budi, tenaga kesehatan di Jawa Tengah (Jateng) menjadi yang terbanyak diprioritaskan mendapatkan vaksinasi, yakni 177.784 orang. Kemudian disusul di Jawa Barat (161.143 nakes), Jawa Timur (131.997 nakes), DKI Jakarta (119.145 nakes), dan Sumatera Utara (83.965 nakes).
Dan jumlah nakes di Gorontalo (7.134), Sulawesi Barat (5.705), dan Kalimantan Utara (4.949) menjadi yang paling sedikit akan mendapatkan vaksinasi.
1,3 Juta Nakes di 34 Provinsi Akan Divaksin Corona, Jateng Terbanyak (83271)
Sebaran jumlah tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksinasi di 34 provinsi. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Budi menegaskan, pemberian vaksin kepada nakes hanya akan dilakukan setelah mendapat persetujuan BPOM. Dia yakin BPOM akan berpegang pada data sains.
"BPOM sudah bekerja sama baik dengan Kemenkes, berbicara dengan otoritas Turki, Brasil, China, dan saya percaya BPOM bisa ambil keputusan independen dan berdasarkan sains," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Budi menegaskan, Presiden Jokowi juga telah berpesan agar vaksinasi terhadap nakes dilakukan secara bertahap dan hati-hati.
"Bapak Presiden menyampaikan ke saya pribadi bahwa beliau sangat sayang kepada para tenaga kesehatan ini, jadi walaupun katanya bisa dilakukan cepat, coba dilakukan secara bertahap dan hati-hati," kata Budi.
"Beliau juga menyampaikan 'titip, ini harus dilakukan di Indonesia berbarengan (di 34 provinsi)'," imbuh Budi menirukan ucapan Jokowi.