Kumparan Logo
Ilustrasi vaksin Bacillus Calmette Guerin (BCG)
Ilustrasi vaksin Bacillus Calmette Guerin (BCG).

1.620 Relawan Vaksin Corona di Bandung Tak Akan Dikarantina

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi vaksin. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin. Foto: Shutter Stock

Pemerintah tengah menyiapkan uji klinis tahap III atau tahap akhir vaksin corona buatan Sinovac dari China di Bandung. Rencananya, vaksin tersebut diuji klinis oleh Unpad dan Biofarma pada Agustus mendatang.

Koordinator Uji Klinis Vaksin Corona di Indonesia, Prof Kusnadi Rusmil, mengatakan uji klinis akan melibatkan sekitar 1.620 relawan. Mereka akan disuntik vaksin corona sebanyak 2 kali dalam rentang 14 hari.

Kusnadi menyatakan, relawan yang ikut uji klinis tak akan dikarantina seperti pasien COVID-19. Relawan bebas beraktivitas seperti biasa.

"Enggak ada karantina. Dia (relawan) kan bukan kena COVID-19. Dia kan pasien orang sehat, jadi enggak perlu dikarantina," ucap Kusnadi di RS Pendidikan (RSP) Unpad, Bandung, Rabu (22/7).

Kusnadi memastikan selama menjalani uji klinis, relawan akan mendapat asuransi.

Ketua Tim Riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Prof. Kusnadi Rusmil. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"(Asuransinya) apa pun. Untuk pengobatan kalau sakit atau apa, transportasi kalau dia perlu pengobatan di mana," kata Kusnadi.

Kusnadi menambahkan, relawan vaksin corona yang akan diterima harus berdomisili di Bandung. Sehingga jika ada orang luar daerah yang berminat jadi relawan, harus pindah ke Bandung terlebih dahulu. Alasannya, kata Kusnadi, untuk mempermudah pemantauan.

"Selama ikut itu kan selama 9 bulan, 6 bulan lebih lah, itu kan kita pantau ketat. Tiga hari, lima hari, empat belas hari, dipantau ketat," ucapnya.

Kusnadi menyatakan bagi seseorang yang bersedia jadi relawan bisa mendaftar ke RS Pendidikan Unpad atau melalui puskesmas yang ditetapkan yakni Puskesmas Sukaparkir, Puskesmas Garuda, Puskesmas Ciumbuleuit, dan Puskesmas Dago.

***

embed from external kumparan