kumparan
6 Juli 2018 10:40

100 Personel Satgas Antibegal Polresta Tangerang Ikut Jaga Asian Games

Satgas antibegal Polres Tangerang
Satgas antibegal Polres Tangerang saat apel. (Foto: dok. Polres Tangerang)
Polresta Tangerang membentuk Satgas Antibegal dan Premanisme. Satgas beranggotakan 100 orang ini akan menumpas aksi kejahatan jalanan khususnya jelang penyelenggaraan Asian Games.
ADVERTISEMENT
Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, anggota Satgas Antibegal dan Premanisme diperintahkan untuk tidak ragu menindak tegas para pelaku kejahatan. Satgas tak segan menembak mati pelaku yang mencoba melawan.
"Ketegasan yang terukur dari petugas semata-mata sebagai upaya memberikan rasa tenang kepada masyarakat," kata Sabilul dalam keterangan tertulis, Kamis (5/7/18).
Satgas antibegal Polres Tangerang
Satgas antibegal Polres Tangerang saat apel. (Foto: dok. Polres Tangerang)
Sabilul menambahkan, penindakan tegas kepada para pelaku kejahatan bukan hal baru. Sebelumnya, petugas menembak mati dua pelaku perampokan taksi online. Hal itu, merupakan bentuk tidak kompromi kepolisian kepada pelaku kejahatan.
"Sebab, dalam aksinya para pelaku kejahatan jalanan juga tidak segan melukai bahkan menghilangkan nyawa korbannya," ujar Kapolres.
Sabilul menjelaskan, Satgas Antibegal dan Premanisme akan selalu diturunkan dengann kendaraan patroli dan bersenjata lengkap. "Anggota akan menyisir wilayah atau jalanan yang rawan gangguan keamanan," terangnya.
ADVERTISEMENT
Satgas antibegal Polres Tangerang
Satgas antibegal Polres Tangerang saat apel. (Foto: dok. Polres Tangerang)
Selain membentuk satgas, Operasi Cipta Kondisi skala besar juga terus dilakukan. Hal ini merupakan langkah pengamanan dan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
"Terlebih di wilayah hukum Polresta Tangerang terdapat satu venue yakni yang akan menghelat Asian Games," kata Sabilul.
Sabilul meminta masyarakat untuk turut menjaga keselamatan dengan tidak mengenakan perhiasan atau mengoperasikan gawai di tempat rawan. Serta, lanjut Kapolres, mengusahakan untuk tidak melewati jalan yang sepi seorang diri.
"Dan segera melapor ke polisi bila ada informasi tindak kejahatan," saran Sabilul.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan