kumparan
17 Mei 2019 22:20

109 Napi yang Kabur dari Lapas Langkat Ditangkap

Lapas Narkotika Langkat Pasca Kerusuhan
Suasana Lapas Narkotika Langkat di pagi hari, pasca kerusuhan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
Polisi semakin gencar memburu narapidana (napi) kerusuhan Lapas Kelas III Narkotika Kabupaten Langkat yang kabur.
ADVERTISEMENT
Dari data Kanwil Kemenkum HAM Sumut, total hingga kini sudah ada 109 napi diamankan dari 177 yang kabur.
Namun, para napi yang diamankan belum sepenuhnya dikembalikan ke Lapas Langkat. Mereka masih dititipkan di hotel prodeo yang ada di wilayah sekitar.
Rinciannya adalah 68 napi di Rutan Tanjung Pura, 43 napi di Lapas Binjai, 3 di Rutan Brandan dan 1 napi di Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta. Sementara dua orang napi, kata Ade, datang langsung menyerahkan diri ke Lapas Langkat.
Lapas Narkotika Langkat Pasca Kerusuhan
Suasana Lapas Narkotika Langkat di pagi hari, pasca kerusuhan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan
"Untuk data saat ini, ada 68 orang yang belum kembali. Di awal penghuni Lapas Langkat 1.634 orang, namun warga binaan yang berada di dalam sekarang 1.457 orang," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Ade Kusmanto, kepada wartawan, di Langkat, Jumat (17/5).
ADVERTISEMENT
Ade mengatakan Lapas Langkat masih layak huni. Bangunan yang rusak, kata dia, hanya perkantoran tempat sipir bekerja. Itulah sebabnya, nanti para napi yang kabur dan sudah ditangkap akan kembali ditaruh di Lapas Langkat.
Lapas Narkotika Kelas III Langkat rusuh pada Kamis (16/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Napi menjebol empat lapis pintu lapas. Selain itu, para pesakitan juga membakar gedung lapas serta tiga kendaraan yang sedang terparkir.
Pemicu kerusuhan diduga karena ada salah satu napi yang dipukuli oleh sipir. Napi itu, membawa paket sabu ke dalam lapas.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan