News
·
16 Maret 2021 14:45

14 Orang Jadi Tersangka Pembongkaran Makam Corona di Parepare

Konten ini diproduksi oleh kumparan
14 Orang Jadi Tersangka Pembongkaran Makam Corona di Parepare (237055)
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan. Foto: Dok. Istimewa
Sebanyak 14 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait pembongkaran makam pasien corona di Parepare, Sulsel.
ADVERTISEMENT
Pelaku membongkar tujuh makam yang terletak di Lemoe, Bacukiki pada Rabu (10/3). Meski begitu, aksi itu baru diketahui pada Jumat (13/3).
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, mengatakan tersangka itu berinisial NU (52), AP (31), AA (28), AP (30), LB (52), AR (26), RA (46), AR (25), MA (58), SU (3), IL (24), TA (3), R (25), dan AW (28).
Mereka memiliki hubungan keluarga dengan jenazah yang dibongkar makamnya.
"Sudah ada 14 orang yang telah ditetapkan tersangka," kata Zulpan kepada kumparan, Selasa (16/3).
Para tersangka dijerat dengan pasal 180 KUHP dengan ancaman 1 tahun, empat bulan penjara dan pasal 93 UU RI No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan, dengan ancaman satu tahun penjara.
ADVERTISEMENT
Ia menambahkan, pelaku membongkar makam tersebut untuk dipindahkan ke dua lokasi pemakaman yang berbeda. "Empat jenazah di perkuburan Sari Minyak Parepare dan tiga jenazah lainnya di pekuburan Abbesoangge, Pinrang," tambahnya.
14 Orang Jadi Tersangka Pembongkaran Makam Corona di Parepare (237056)
Makam pasien corona di Parepare Sulsel terbongkar, jenazah hilang. Foto: Dok. Istimewa
Polisi juga telah menyita barang bukti dari tersangka, di antaranya adalah tiga lembar plastik pembungkus jenazah bagian luar, satu kayu nisan, tiga lembar terpal plastik, dua sekop, satu cangkul dan linggis.
"Untuk tindak lanjut jenazahnya, kami akan berkoordinasi dengan Satgas COVID-19. Apakah jenazah akan dipindahkan kembali atau tetap di pemakaman sekarang ini," pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak tujuh makam pasien corona di Kota Parepare, Sulsel, dibongkar. Bahkan, jenazah dalam liang lahat itu dilaporkan hilang.