kumparan
13 November 2019 15:24

150 Tim Akan Bersaing di Kompetisi Robotik Madrasah 2019 di Surabaya

Kompetisi Robotik Madrasah 2019, POTRAIT
Kompetisi Robotik Madrasah. Foto: Dok. KSKK Madrasah Dirtjen Pendidikan Islam Kemenag
Sebanyak 150 tim dari madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA) akan bersaing. Mereka akan berlomba dalam Kompetisi Robotik Madrasah 2019 di Grand City Mall Surabaya pada 16-17 November.
ADVERTISEMENT
Kompetisi Robotik Madrasah merupakan program unggulan Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
"Tema Kompetisi yang diangkat pada tahun ini adalah Robots Save the Earth: Green Energy and Environmental Issues (Robot-Robot Penyelamat Bumi, Energi Hijau dan Isu-isu Lingkungan)," tulis KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag dalam siaran persnya, Selasa (13/11).
Pelestarian lingkungan merupakan isu penting yang dihadapi semua negara. Oleh sebab itu, tema Kompetisi Robotik Madrasah bertujuan mengajak siswa-siswi madrasah sadar akan hal tersebut.
Kompetisi Robotik Madrasah 2019
Kompetisi Robotik Madrasah. Foto: Dok. KSKK Madrasah Dirtjen Pendidikan Islam Kemenag
Dalam kompetisi robotik ini ada tiga kategori yang diperlombakan. Pertama kategori rancang bangun mesin otomatis untuk semua jenjang, MI, MTs dan MA. Kedua, kategori robot pemilah sampah untuk jenjang MTs. Lalu ketiga, robot pendeteksi lingkungan dengan IoT untuk jenjang MA.
ADVERTISEMENT
Tahap pendaftaran kompetisi sudah dilakukan pada 23 September hingga 21 Oktober 2019. Terdapat 335 tim yang mendaftar, mulai dari daerah Aceh, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, hingga Papua Barat.
Juri kemudian menyeleksi menjadi 30 tim untuk per kategori, artinya ada 150 tim yang lolos.
Kompetisi Robotik Madrasah 2017
Kompetisi Robotik Madrasah 2017 Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan
Kompetisi Robotik Madrasah merupakan ajang kompetisi robot tingkat madrasah yang diselenggarakan tahunan. Kompetisi di Surabaya esok merupakan yang kelima.
"Kompetisi Robotik Madrasah diharapkan memberikan pengaruh signifikan bagi terwujudnya semangat belajar siswa madrasah, khususnya di bidang teknologi, robotika dan otomasi. Sekaligus merangsang siswa-siswi madrasah untuk mempersiapkan diri menghadapi era industri 4.0," kata KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag.
Program ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015 di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan; 2016 di Mall of Indonesia, Jakarta Utara; 2017 di ICE (Indonesia Convention Exhibition) Serpong, Banten; dan 2018 di Depok Town Square, Depok.
ADVERTISEMENT
"Tahun ini, 2019, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kompetisi Robotik Madrasah dilaksanakan di mal-mal dan pusat keramaian. Dengan tujuan untuk menunjukkan kepada masyakarat bahwa siswa-siswi madrasah adalah peserta didik yang melek teknologi, tidak ketinggalan zaman dan gaul," ucap KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan