kumparan
6 Desember 2018 9:09

16 Jenazah Korban Serangan KKB Ditemukan, Siap Dievakuasi ke Timika

Satuan Setingkat Peleton (SST) dari TNI-Polri menuju lokasi penembakan KKB. (Foto: Dok. Polda Papua)
Aparat gabungan TNI dan Polri telah menemukan 16 jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Kabo Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Saat ini, seluruh personel tengah fokus mengevakuasi seluruh korban untuk kemudian dibawa ke Mbua.
ADVERTISEMENT
"Jumlah jenazah yang kita temukan sampai pagi ini ada 16 jenazah. Sekarang sedang proses evakuasi dari titik-titik yang kita temukan sampai ke Mbua," kata Dandrem 172/PVY Kolonel Inf Binsar Sianipar di Wamena, Papua, Kamis (6/12).
Rencananya seluruh jenazah pekerja PT Istaka Karya tersebut dievakuasi dari kari kawasan Distrik Yall ke Distrik Mbua. Dari Mbua, jenazah kemudian diterbangkan ke Timika.
Nantinya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Wakalpolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto akan menyambut seluruh korban di Timika.
Korban selamat dari KKB Papua. (Foto: Dok. Pendam Cenderawasih)
"Kita harapkan nanti akan semakin banyak ditemukan sambil proses evakuasi. Kemudian setelah semuanya terkumpul, rencana akan kita evakuasi ke Timika, baik yang hidup maupun yang sudah meninggal," jelas Binsar.
ADVERTISEMENT
"Langsung ke Timika, nanti disambut oleh Bapak Panglima dan Pak Wakapolri di sana dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Jenderal TNI Andika Perkasa)," lanjut dia.
Aparat gabungan akan fokus evakuasi korban dan membawa perlengkapan tambahan menuju lokasi kejadian di kawasan Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Sementara itu, 15 orang korban ditemukan dalam kondisi hidup, dan 2 personel TNI-Polri selamat dengan luka lembak.
Korban yang selamat telah ditemukan sejak Rabu (5/12) petang, kemudian dibawa ke suatu lokasi sebelum diterbangkan ke Timika. Sementara itu, beberapa korban yang selamat mengalami syok atas peristiwa yang dialaminya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Rabu kemarin menyebutkan jumlah korban tewas berjumlah 20 orang, satu di antaranya adalah personel TNI.
ADVERTISEMENT
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan