16 Parpol Gagal Jadi Peserta Pemilu 2024: Berkarya hingga Masyumi

16 Agustus 2022 17:39
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi KPU. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KPU. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
KPU menyatakan berkas pendaftaran dari 16 partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024 tidak lengkap. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU, Idham Holik, mengatakan seluruh berkas akan dikembalikan sepenuhnya kepada parpol.
ADVERTISEMENT
"[Ada] 16 partai politik yang berkas dokumen pendaftarannya kami kembalikan karena tidak lengkap," ujar Idham dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Selasa (16/8).
Ke-16 partai politik itu tak bisa melanjutkan tahapan verifikasi administrasi maupun faktual, alias gagal menjadi peserta Pemilu 2024. Sementara itu, ada 24 parpol yang berkasnya lengkap dan akan diverifikasi oleh KPU untuk diputuskan lolos sebagai peserta pemilu atau tidak.
Idham mengatakan, lamanya proses pemeriksaan karena pihaknya harus melakukan pemeriksaan secara merinci pada tiap dokumen pendaftaran. Terlebih banyak parpol yang baru menyerahkan berkas fisiknya tepat di malam terakhir pendaftaran pada Minggu (14/8) kemarin.
"Tadi siang kami baru menyelesaikan proses pemeriksaan berkas terhadap dokumen yang diserahkan oleh partai politik pendaftar dengan membawa dokumen fisik atau hardcopy. Itu partai terakhir yang kami periksa jadi baru saat ini kami bisa lakukan konferensi pers karena memang dalam pemeriksaan berkas kami pastikan seluruh berkas yang diserahkan itu, ya, kami selesaikan terlebih dahulu," ucap Idham.
ADVERTISEMENT
Ketua KPU Hasyim Asy'ari menambahkan, pada proses pendaftaran pihaknya membagi parpol dalam tiga kategori berbeda. Kategori pertama adalah parpol yang berkasnya dinyatakan lengkap seluruh, parpol yang berkasnya belum lengkap dan harus dikembalikan, dan parpol yang tak mendaftar meski telah memiliki akun Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).
"Dari kategori dua ada partai politik yang datang mendaftar setelah diperiksa dokumen persyaratannya tidak lengkap, nah dari 16 partai politik tersebut ternyata 11 di antaranya hadir atau datang mendaftar pada hari terakhir. Bahkan kalau kita lihat jamnya ada yang memang sudah mepet-mepet dengan batas akhir jam pendaftaran partai politik," kata Hasyim.
Berikut daftar 16 parpol yang berkasnya dinyatakan tidak lengkap dan dikembalikan:
1. Partai Reformasi
ADVERTISEMENT
2. Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)
3. Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI)
4. Partai Kedaulatan Rakyat
5. Partai Berkarya
6. Partai Indonesia Bangkit Bersatu (Partai IBU)
7. Partai Pelita
8. Partai Kongres
9. Partai Karya Republik (PAKAR)
10. Partai Bhineka Indonesia (PBI)
11. Partai Pandu Bangsa
12. Partai Perkasa
13. Partai Masyumi
14. Partai Damai Kasih Bangsa
15. Partai Pemersatu Bangsa (PPB)
16. Partai Kedaulatan
Berikut daftar 24 partai yang berkasnya telah dinyatakan lengkap oleh KPU:
1. PDI Perjuangan (PDIP)
2. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
5. Partai NasDem
6. Partai Bulan Bintang (PBB)
7. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
8. Partai Garuda
ADVERTISEMENT
9. Partai Demokrat
10. Partai Gelora
11. Partai Hanura
12. Partai Gerindra
13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Partai Golongan Karya (Golkar)
15. Partai Amanat Nasional (PAN)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
17. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
18. Partai Buruh
19. Partai Ummat
20. Partai Republik
21. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)
22. Partai Republiku Indonesia
23. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
24. Partai Republik Satu
Sementara itu, berikut daftar 3 parpol yang tidak mendaftar ke KPU:
1.Partai Damai Sejahtera Pembaharuan
2. Partai Mahasiswa Indonesia
3. Partai Rakyat
Sedangkan untuk Partai Lokal Aceh ada 6 partai yang dinyatakan lengkap:
1. Partai Aceh
2. Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh
3. Partai Generasi Aceh Beusaboh Tha'at dan Taqwa (Gabthat)
ADVERTISEMENT
4. Partai Darul Aceh
5. Partai Nanggroe Aceh
6. Partai SIRA atau Solidaritas Independen Rakyat Aceh
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020