kumparan
News13 Mei 2020 3:35

2 Bayi Baru Lahir Jadi Korban Serangan Teroris di RS di Afghanistan

Konten Redaksi kumparan
Serangan di Kabul, Afghanistan
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di luar Rumah Sakit Dasht-e-Barchi yang diserang di Kabul, Afghanistan. Foto: REUTERS / Mohammad Ismail
Sejumlah pria bersenjata menyamar sebagai polisi menyerang Rumah Sakit Dasht-e-Barchi di ibu kota Afghanistan, Kabul pada Selasa (12/5) waktu setempat. Serangan ini menewaskan 16 orang termasuk dua bayi yang baru lahir dari klinik bersalin yang dijalankan oleh organisasi kemanusiaan internasional, Doctors Without Borders.
ADVERTISEMENT
Dilansir Reuters, Rabu (13/5), belum ada klaim pihak yang bertanggung jawab langsung atas serangan teroris itu. Taliban, kelompok pemberontak Islamis utama Afghanistan membantah terlibat. Taliban telah menghentikan serangan terhadap kota-kota di bawah kesepakatan penarikan pasukan Amerika Serikat.
Salah satu kelompok teroris yang dicurigai adalah ISIS. Sehari sebelumnya, ISIS meledakkan bom tepi jalan di distrik utara Kabul, melukai empat warga sipil termasuk anak-anak.
Serangan di Kabul, Afghanistan
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di luar rumah sakit yang diserang di Kabul, Afghanistan. Foto: REUTERS / Mohammad Ismail
Foto-foto dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan dua anak kecil terbaring tewas di dalam rumah sakit. Sebuah gambar memperlihatkan seorang wanita yang baru lahir terbunuh terbaring di tanah dengan masih memegang erat-erat bayinya.
Sementara seorang perawat selamat dan dipindahkan ke unit perawatan intensif di rumah sakit lain.
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, mengutuk serangan itu dan menyetujui untuk beralih ke mode siaga atau ofensif dari sikap defensif.
ADVERTISEMENT
"Untuk memberikan keamanan bagi tempat-tempat umum dan untuk menggagalkan serangan dan perlindungan dari Taliban dan kelompok-kelompok lainnya, saya meminta pasukan keamanan Afghanistan untuk beralih dari mode pertahanan aktif ke mode ofensif dan memulai operasi melawan musuh," katanya.
Serangan di Kabul, Afghanistan
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di luar rumah sakit yang diserang di Kabul, Afghanistan. Foto: REUTERS / Mohammad Ismail
Serangan ini terjadi pada pagi hari. Saat tiga pria bersenjata mengenakan seragam polisi memasuki Rumah Sakit Dasht-e-Barchi, melempar granat dan menembak. Sementara pasukan keamanan telah berhasil menembak mati para penyerang pada sore hari.
"Para penyerang menembaki siapa pun di rumah sakit ini tanpa alasan apa pun. Ini rumah sakit pemerintah, dan banyak orang membawa wanita dan anak-anak mereka untuk dirawat," kata Ramazan Ali, seorang warga yang melihat awal serangan.
Serangan di Kabul, Afghanistan
Pasukan keamanan Afghanistan tiba di lokasi serangan di Kabul, Afghanistan. Foto: REUTERS / Mohammad Ismail
Rumah sakit yang dikelola pemerintah dengan 100 tempat tidur ini terdapat klinik bersalin yang dikelola oleh organisasi kemanusiaan internasional asal Prancis, Doctors Without Borders atau Prancis Médecins Sans Frontières (MSF).
ADVERTISEMENT
MSF telah mengkonfirmasi serang itu dalam sebuah tweet. Para pejabat kementerian dalam negeri dan kesehatan mengatakan, para ibu, perawat, dan anak-anak termasuk di antara yang tewas dan terluka. Sebanyak 100 orang berhasil diselamatkan, termasuk tiga WNA.
Pasukan keamanan mengangkut jenazah bayi keluar dari kompleks rumah sakit, beberapa dibungkus dengan selimut bernoda darah.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
--------------------------------
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan