kumparan
14 Desember 2019 20:21

2 Garuda Berhadapan, AirNav Sebut Pilot Belok Tak Sesuai Arahan ATC

Pesawat Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia di landasan Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Foto: REUTERS / Darren Whiteside
Insiden dua pesawat Garuda Indonesia berhadap-hadapan di taxiway Bandara Soekarno-Hatta mendapat perhatian. AirNav Indonesia menyebut peristiwa itu terjadi karena pilot berbelok tak sesuai arahan dari petugas ATC (Air Traffic Controller).
ADVERTISEMENT
Kedua pesawat yang berhadapan adalah GA-649 registrasi PK-GMH dan GA-264 registrasi PK-GRR. Manager Humas AirNav, Yohanes Harry Douglas Sirait, menuturkan kejadian berawal usai pesawat GA-649 landing.
Petugas ATC, kata dia, sudah mengarahkan pilot untuk mengambil jalur NP1. Akan tetapi, pilot justru mengarahkan pesawat ke jalur NP2 sebaliknya.
"ATC menginstruksikan kepada GA-649 untuk taxi via NP1, namun pilot masuk ke NP2, sehingga berhadapan dengan GA-264," kata Yohanes saat dikonfirmasi, Sabtu (14/12).
Pesawat Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Petugas bandara selanjutnya mendorong pesawat Garuda Indonesia GA-649 ke jalur lainnya.
"Kedua pesawat saling berhadapan sampai follow me car tiba di lokasi. GA-649 dipush back sampai passing NC4 dan kemudian taxi ke G55," ucap Yohanes.
Video
Ia enggan menduga-duga penyebab peristiwa 2 pesawat Garuda Indonesia itu berhadapan. Sebab, kasus tersebut masih diinvestigasi Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub.
ADVERTISEMENT
"Kalau soal penyebabnya saya tidak berwenang, karena Ditjen Hubud sudah nyatakan akan investigasi," tuturnya.
Yohanes juga mengaku belum mengetahui hasil dari investigasi Kemenhub tersebut. "Saya tidak tahu apakah sudah ada hasil dari investigasi DJU sampai ke tahap itu," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan