Kumparan Logo
Ilustrasi Teroris.
Ilustrasi Teroris

2 Orang Terduga Teroris yang Ditangkap di Bali Jaringan Abu Rara

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Teroris Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teroris Foto: Shutter Stock

Kapolda Bali memastikan dua orang terduga teroris berinisial AT (45) dan ZAI (14) yang ditangkap di Bali satu jaringan dengan Syahrial Alamsyah (51) alias Abu Rara, penusuk Menkopolhukam Wiranto. AT dan ZAI yang merupakan bapak-anak masih diperiksa secara intensif oleh Polda Bali.

“Kalau jaringan yang jelas itu masuk dalam ini Abu Rara itu ya, yang satu itu,” kata Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose di Denpasar, Sabtu (12/10).

Kapolda Bali, Irjen Polm Petrus Reinhard Golose. Foto: Dok. Istimewa

Dia mengatakan, AT juga sering berkomunikasi dengan Abu Rara. “Dan mereka sering dan selalu berhubungan. Biarkan kami menyelidiki,” kata Golose.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hengky Widjaja, mengatakan, AT dan ZAI ditangkap di Kabupaten Jembrana, Kamis (10/10) pukul 02.35 WITA kemarin.

Abu Rara, pelaku penyerangan terhadap Wiranto di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Keduanya berbaiat kepada pimpinan kelompok radikal ISIS. Dia menduga AT memiliki hubungan dekat dengan Abu Rara.

“Terduga AT mempunyai hubungan dekat dengan Abu Rara dan berada satu grup “Menanti AL Mahdi” dan sudah mengetahui niatan Abu Rara untuk melakukan amaliah,” kata dia.

AT diduga juga telah berencana melakukan amaliah. AT telah menyiapkan panah, air softgun, dan sangkur untuk bertujuan amaliah di Bali. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa panah, air softgun, sangkur, handphone, dan laptop.

Foto sekuel detik-detik penusukan Menkopolhukam Wiranto di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Abu Rara menyerang Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Ia menyerang dengan kunai, senjata tajam seperti pisau yang sering digunakan oleh ninja.

Penyerangan ini dibantu oleh istri Abu Rara, Fitri Andriana (21). Keduanya merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi pimpinan Abu Zee, yang telah ditangkap 23 September 2019.

kumparan post embed