News
·
20 Oktober 2020 15:10

2 Personel SID Bela Jerinx di Sidang: Dia Tak Niat Hujat, Cuma Utarakan Pendapat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
2 Personel SID Bela Jerinx di Sidang: Dia Tak Niat Hujat, Cuma Utarakan Pendapat (300307)
searchPerbesar
Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa (13/10). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
Dua personel grup band Superman Is Dead (SID), Eka Rock dan Bobby Kool, hadir dalam persidangan "IDI Kacung WHO" di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Selasa (20/10).
ADVERTISEMENT
I Gede Aryastina alias Jerinx yang menjadi terdakwa pencemaran nama baik dan ujaran kebencian, menghadirkan keduanya sebagai saksi a de charge atau meringankan.
Kesaksian Eka dan Bobby untuk menyampaikan karakter dan kepribadian drummer SID tersebut.
Dalam sidang, Eka dan Bobby membela Jerinx. Menurut keduanya, selama 25 tahun berkarier, Jerinx memang memiliki karakter yang lugas dalam mengutarakan pendapat. Mereka yakin Jerinx tak bermaksud menghina Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
"Yang saya tangkap itu tidak ada niat untuk menghujat atau rasa kebencian dan permusuhan di situ. Dia hanya mengutarakan pendapat karena dia lihat banyak sekali keluhan keluhan warga yang datang ke media sosialnya," kata Bobby.
2 Personel SID Bela Jerinx di Sidang: Dia Tak Niat Hujat, Cuma Utarakan Pendapat (300308)
searchPerbesar
Bobby Kool di PN Denpasar. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Menurut mereka, rasa kepedulian Jerinx terhadap sesama sangat tinggi. Jerinx aktif menggalang bantuan saat pandemi corona. Seperti membagikan nasi bungkus gratis kepada warga yang terdampak corona.
ADVERTISEMENT
"Terhadap lingkungan misalnya bersih-bersih pantai, ada gempa di Palu, tsunami di Aceh, Jerinx sangat bergerak untuk melakukan donasi untuk menyumbangkan ke daerah kena bencana," kata dia.
Dalam kasusnya, Jerinx dinilai mencemarkan nama baik dan mengutarakan kebencian terkait ucapan IDI kacung WHO di akun Instagramnya.
Ia didakwa melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU ITE jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Berdasarkan Pasal tersebut, Jerinx terancam hukuman 6 tahun penjara.