kumparan
17 Agu 2019 21:03 WIB

2 Polisi Jadi Korban Penyerangan Polsek Wonokromo, Surabaya

Suasana Mapolsek Wonokromo usai penyerangan orang tak dikenal kepada anggota polisi. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
Anggota polisi yang menjadi korban penyerangan di Polsek Wonokromo ada dua orang. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan dua anak buahnya itu mengalami luka dan kini dilarikan ke RS RKZ Surabaya.
ADVERTISEMENT
"Korban ada dua, Aiptu Agus anggota SPKT Polsek Wonokromo dan anggota piket reskrim atas nama Briptu Febian," ujar Sandi, di Polsek Wonokromo, Sabtu (17/8).
Aiptu Agus mengalami luka bacokan di pipi, tangan dan kepala. Sedangkan Briptu Febian mengalami luka lebam di bagian wajahnya.
Polisi telah mengidentifikasi penyerang. Inisialnya adalah IM (30). Penyerangan diduga karena pelaku hendak jihad dan menjalankan amaliyah dengan menyerang polisi.
Dalam perkara ini, polisi mengamankan tas IM yang isinya adalah celurit, katapel, airsoft gun hingga lambang ISIS. IM kini dibawa Densus 88 untuk diperiksa lebih lanjut.
Insiden penyerangan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, IM berpura-pura membuat laporan dan masuk ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
Saat itu, IM dilayani oleh Aiptu Agus. Tanpa tedeng aling-aling, IM kemudian mengeluarkan celurit dari dalam tasnya dan menyerang Aiptu Agus. Kegaduhan sempat terjadi, Briptu Febian berupaya melerai namun kena pukulan di wajahnya oleh pelaku.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan