kumparan
search-gray
News18 Februari 2020 9:43

20 Warga Niger Tewas Terinjak dalam Pemberian Bantuan yang Berujung Ricuh

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi warga Niger
Ilustrasi warga Niger Foto: AFP/Issouf Sanogo
Acara pemberian bantuan bagi para pengungsi dan warga miskin di Niger berujung ricuh. Ribuan orang saling berdesakan, akibatnya 20 orang tewas terinjak dalam peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT
Diberitakan AFP, peristiwa ini terjadi di Pusat Budaya dan Pemuda (MJC) di kota Diffa, sebelah tenggara Niger pada Senin (17/2). Di tempat ini ditampung ratusan ribu pengungsi banjir atau korban kekerasan terorisme.
Korban tewas terdiri dari 15 perempuan dan lima anak-anak. Sebanyak 10 warga menderita luka-luka.
Ilustrasi warga Niger
Ilustrasi warga Niger Foto: AFP/Issouf Sanogo
Ribuan warga ketika itu hadir untuk menerima bantuan dari Babagana Umara Zulum, gubernur negara bagian Borno. Tidak hanya para pengungsi, banyak warga lain yang hadir, bahkan berasal dari wilayah 100 kilometer jauhnya dari lokasi.
Bantuan yang dibagikan adalah makanan, minyak goreng, pakaian, dan uang sejumlah 5.000 naira, atau sekitar Rp 200 ribu.
Staf di MJC kepada AFP mengatakan, ketika orang pertama menerima bantuan, warga lainnya menjadi antusias dan situasi mulai tidak terkendali.
Ilustrasi warga Niger
Ilustrasi warga Niger Foto: AFP/Issouf Sanogo
"Panitia kewalahan dan mereka akhirnya tertendang, wanita, anak-anak, dan orang-orang yang sehat mulai saling dorong," kata dia.
ADVERTISEMENT
"Orang yang lemah jatuh ke lantai. Beberapa terluka dan yang lainnya terhimpit hingga tewas," lanjut dia lagi.
Wilayah yang berbatasan dengan Nigeria dan Chad itu kerap menjadi sasaran serangan kelompok teroris Boko Haram sejak 2015. Selain itu, wilayah tersebut juga dilanda banjir parah, membuat warga kehilangan tempat tinggal.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white