News
·
5 Februari 2021 15:41

21.454 Orang Sembuh COVID-19 di Jakarta, yang Donor Plasma Baru 875 Orang

Konten ini diproduksi oleh kumparan
21.454 Orang Sembuh COVID-19 di Jakarta, yang Donor Plasma Baru 875 Orang (87371)
searchPerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat mendonorkan plasma darahnya, di Kantor PMI DKI Jakarta pada Selasa (2/1). Foto: PPID DKI Jakarta
Pemerintah terus mendorong warga yang pernah terpapar COVID-19 dan sudah sembuh untuk mendonorkan plasma darah. Plasma darah merupakan salah satu metode penyembuhan COVID-19 terutama bagi pasien dengan gejala berat.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, belum banyak warga yang donor plasma konvalesen. Di Jakarta juga jumlahnya terbilang rendah.
"Datanya menunjukkan bahwa dari total seminggu yang sembuh ada 21.454 yang sembuh dalam seminggu ini. Idealnya ya 30% bisa mendaftarkan, tapi faktanya di bulan Januari baru 783 yang donor, di bulan Februari baru 92 pendonor," kata Wagub DKI Ahmad Riza Patria Jakarta usai donor plasma di kantor PMI DKI Jakarta, Jumat (5/2).
"Total sampai hari ini kurang lebih ada 5.000-an yang mendaftar. Tapi dari 5.000-an yang mendaftar, yang berhasil kurang lebih baru 1.500," tambah dia.
21.454 Orang Sembuh COVID-19 di Jakarta, yang Donor Plasma Baru 875 Orang (87372)
searchPerbesar
Petugas medis memeriksa kantong berisi plasma konvalesen dari pasien sembuh COVID-19 di Unit Tranfusi Darah (UTD) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Riza mengalami sendiri tidak mudahnya donor plasma darah. Sebab, ada pemeriksaan awal yang harus dilalui. Bila tidak lolos, proses donor belum bisa dilaksanakan.
ADVERTISEMENT
"Saya Ahmad Riza Patria selesai berhasil mendonorkan donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta setelah 3 kali sebelumnya belum karena yang pertama kadar gula putih saya tinggi, yang kedua coba lagi tensinya tinggi, yang ketiga coba lagi kurang tidur, nah ini yang ke empat alhamdulillah bisa berhasil," ungkap dia.
"Jadi pada kesempatan hari ini saya mengajak seluruh warga Jakarta khususnya yang sembuh agar segera dikoordinasikan dengan PMI DKI Jakarta untuk bisa mendonorkan donor plasmanya, karena banyak sekali saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. Melalui donor plasma ini kita bisa membantu sesama warga yang terinfeksi COVID-19," ucap dia.