News17 September 2020 19:16

23 September 2020, Jokowi Akan Pidato Pertama di Sidang Umum PBB

Konten Redaksi kumparan
23 September 2020, Jokowi Akan Pidato Pertama di Sidang Umum PBB (10897)
Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Biro Pers-Lukas
Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato secara virtual di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-75.
ADVERTISEMENT
Selama menjabat sebagai Presiden RI sejak 2014, ini adalah kali pertama Jokowi menyampaikan dalam SMU PBB. Pada periode pertama Jokowi menjabat presiden, biasanya yang hadir di SMU PBB adalah Wapres Jusuf Kalla.
Menlu Retno Marsudi mengatakan, pidato Presiden Jokowi di forum multilateral itu akan disampaikan pada pekan depan.
“Insya Allah, Bapak Presiden akan berpartisipasi pada sesi ini dan akan menyampaikan statement secara virtual,” kata Menlu dalam press briefing Kemlu, Kamis (17/9).
"Diperkirakan, waktu penyampaian pidato Bapak Presiden akan berlangsung pada tanggal 23 September 2020 pukul 07.30 pagi waktu Jakarta," sambung dia.
Sebelumnya, akhir Agustus lalu Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kemlu RI, Grata Indah Werdaningtyas mengatakan saat pidato di PBB Jokowi akan mengangkat isu pentingnya peranan PBB dalam merespons tantangan global.
23 September 2020, Jokowi Akan Pidato Pertama di Sidang Umum PBB (10898)
Suasana saat Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat. Foto: Ananda Teresia/kumparan
Dalam SMU PBB ke-75 selain general debate, delegasi Indonesia juga akan berpartisipasi dalam empat sesi lainnya. Empat sesi tersebut akan dipimpin sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju.
ADVERTISEMENT
Keempat sesi tersebut adalah:
High Level Meeting of the General Assembly to Commemorate the 75th Anniversary of the UN (UN75) pada 21 September 2020, diwakili oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
The Summit on Biodiversity pada 30 September 2020, diwakili oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
The High-Level Meeting of the General Assembly on the Twenty-fifth Anniversary of the Fourth World Conference on Women pada 1 Oktober 2020 diwakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
The High-Level Meeting to Commemorate and Promote the International Day for Total Elimination of Nuclear Weapon diwakili Menlu Retno Marsudi.
SMU PBB ke-75 sendiri dimulai pada tanggal 15 September 2020. Pertemuan dilakukan lewat pertemuan fisik dan virtual.
ADVERTISEMENT
Pertemuan fisik di Markas Besar PBB di New York, hanya dapat diikuti perwakilan masing-masing negara yang berkedudukan di New York.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white