News
·
18 Desember 2020 14:55

25 Ribu Tenaga Kesehatan di Bali Akan Divaksin Corona Tahap Pertama

Konten ini diproduksi oleh kumparan
25 Ribu Tenaga Kesehatan di Bali Akan Divaksin Corona Tahap Pertama  (265664)
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
Pemprov Bali masih menunggu jadwal pendistribusian vaksin virus corona. Rencananya, ada sekitar 2,69 juta orang di Bali yang akan divaksin.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Kesehatan Bali I Ketut Suarjaya mengatakan, vaksin tahap pertama akan dilakukan kepada tenaga kesehatan (nakes). Hal ini karena merekalah yang paling sering berhadapan dengan pasien virus corona.
Selanjutnya, ASN/TNI-Polri. Vaksin akan disuntikkan di rumah sakit, puskesmas hingga klinik.
"Jumlah tenaga kesehatan ada 25 ribu. Target kita 2,69 juta orang dari sasaran 18-59 tahun," kata Suarjaya, Kamis (17/12).
25 Ribu Tenaga Kesehatan di Bali Akan Divaksin Corona Tahap Pertama  (265665)
Ilustrasi simulasi vaksinasi corona di Indonesia. Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Di Bali, simulasi vaksinasi virus corona sempat dilakukan di Puskesmas Abiansemal I, Kabupaten Badung. Simulasi vaksinasi juga telah dilakukan beberapa bulan lalu.
Adapun alur vaksinasi tersebut, pertama pasien yang baru tiba di puskesmas wajib mencuci tangan di tempat yang telah disediakan dan suhu tubuh pasien diukur.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, pasien mengambil nomor antrean dan menuju loket pendaftaran. Di loket pendaftaran pasien akan diminta mengisi form identitas dan riwayat kesehatan.
Kemudian, petugas akan menskrining penyakit komorbid pasien. Jika pasien memiliki penyakit komorbid, maka akan diperiksa lebih lanjut. Jika tidak akan dicek tekanan darahnya.
Lalu pasien diarahkan ke ruang ruang vaksinasi. Di ruangan ini petugas akan memberikan informasi mengenai vaksin, dosis dan lama waktu vaksin serta pasien akan divaksin.
Selanjutnya, pasien dicek kesehatannya. Jika mengalami keluhan akan dirujuk ke rumah sakit, jika tidak pasien diizinkan pulang.