News
·
13 Februari 2021 14:28

3 Pengendara Moge yang Langgar Ganjil Genap di Bogor Didenda Rp 250 Ribu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
3 Pengendara Moge yang Langgar Ganjil Genap di Bogor Didenda Rp 250 Ribu (293038)
Penindakan pengendara moge yang langgar ganjil genap di Kota Bogor. Foto: Dok. Istimewa
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor memberikan sanksi terhadap pengendara motor gede (moge) yang terobos aturan ganjil genap pada Jumat (12/2) kemarin. Sebelumnya, ada 12 moge yang melintas di Kota Bogor. Dari 12 itu, hanya ada 3 pengendara yang diberikan sanksi lantaran pelat nomor motornya bernomor ganjil. Mereka kemudian diberi sanksi dan digelandang ke Satpol PP Kota Bogor. Wali Kota Bima Arya mengatakan tiga orang ini dikenakan denda maksimal atau senilai Rp 250 ribu. Denda itu sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 107 tahun 2020.
3 Pengendara Moge yang Langgar Ganjil Genap di Bogor Didenda Rp 250 Ribu (293039)
Penindakan pengendara moge yang langgar ganjil genap di Kota Bogor. Foto: Dok. Istimewa
"Tadi sudah diproses ya, dikenakan denda maksimal sesuai dengan aturan gitu sudah diselesaikan juga dan saya kira ini pesan untuk semua bahwa kami tidak pandang bulu siapa pun itu pasti akan ditindak sesuai dengan aturan," ujar Bima Arya di Balai Kota Bogor, Sabtu (13/2). Tiga pengendara moge itu bahkan dibawa mobil Satpol PP digelandang ke Balai Kota Bogor dengan mengenakan kalung bertuliskan 'Pelanggar PPKM'. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan tiga orang pengendara motor gede yang disanksi ini berhasil teridentifikasi dari penyelidikan institusinya.
ADVERTISEMENT
"Tim dari Polresta Bogor berusaha mengumpulkan semua ya video-video dan sebagainya, maka sekitar pukul 01.00 malam dini hari tadi kami mengidentifikasi mengumpulkan menemukan 12 pengendara tersebut. Dan diidentifikasi 3 di antaranya mengunakan plat ganjil," ujar Condro. Condro mengatakan identitas ketiga pengendara itu adalah pertama Harfadi mengunakan kendaraan Harley Davidson dengan warna abu-abu silver dengan plat L2271 BI.
Kemudian Fahrul Rohman 46 warga Tangerang, mengunakan Harley Davidson Warna Oranye Nopolnya AG 5177 REZ.
Kemudian Tanu 32 tahun warga Jakarta Utara mengunakan Harley Davidson dengan 6289 ML
"Sehingga tiga orang ini, sekali lagi ini bukan penindakan lalu lintas, ini penindakan terkait dengan protokol kesehatan seusai dengan peraturan Wali Kota Bogor. Sehingga setelah kami bawa ke polres kami serahkan kepada Satgas COVID-19 Kota Bogor untuk dilakukan penindakan sebagaimana ketentuan yang berlaku," ujar Condro.
ADVERTISEMENT