kumparan
22 April 2019 16:17

4 Humor Presiden Terpilih Ukraina Volodymyr Zelensky yang Jadi Nyata

Volodymyr Zelenskiy
Aktor komik Ukraina dan kandidat presiden Volodymyr Zelenskiy berbicara setelah pengumuman jajak pendapat, dalam pemilihan presiden di markas kampanyenya di Kiev, Ukraina. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Volodymyr Zelensky mengawali kariernya di dunia hiburan. Di Ukraina, ia terkenal sebagai komedian anggota grup lawak kenamaan Kvartal 95.
ADVERTISEMENT
Namun, tak disangka, kini Zelensky jadi presiden terpilih di negara yang pernah berkonflik dengan Rusia itu. Ia mampu menggeser kekuasaan calon presiden petahana, Petro Poroshenko. Bahkan, dengan kemenangan telak 73 persen suara.
Layaknya komedian, perjalanan hidup Zelensky penuh humor. Bahkan beberapa di antara humor-humor bikinannya menjadi kenyataan. Kira-kira humor apa saja?
  1. Mencalonkan dan Terpilih sebagai Presiden di Serial Komedi
Zelensky berperan sebagai aktor utama bernama Vasyl Petrovych Holoborodko di serial komedi 'Servant of the People'. Serial yang mengisahkan seorang guru sejarah SMA yang mendadak jadi presiden karena video keluhannya tentang pilpres viral setelah direkam diam-diam oleh muridnya.
Menurut si guru yang bernama Holoborodko itu, tak akan ada hal yang berubah setelah pilpres berlangsung. Alasannya, setiap capres selalu mencuri uang rakyat.
ADVERTISEMENT
"Jika aku bisa berkuasa di sana (sebagai presiden) hanya dalam waktu seminggu saja aku akan tunjukkan kepada mereka," kata Holoborodko di episode pertama 2015 lalu.
Empat tahun kemudian, Zelensky benar-benar mewujudkan omongannya yang tadinya hanya sebuah adegan film. "Aku akan mencalonkan diri sebagai presiden. Orang-orang telah bertanya kepadaku apakah aku menjawab 'ya' atau 'tidak'. Aku berkata 'ya'," katanya awal Januari 2019 lalu dilansir TASS.
  1. Mencalonkan diri Sebagai Capres Tanpa Pengalaman Politik Apapun
Volodymyr Zelensky, Ukraina
Komedian sekaligus kandidat Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky tampil dengan grup komedi 'blok ke-95' di Kiev. Foto: AFP/Supinsky
Zelensky dikenal sebagai capres yang tak punya pengalaman politik sama sekali. Satu-satunya pengalaman politiknya, yakni saat dia memerankan tokoh Holoborodko di 'Servant of the People'. Dari adegan-adegan film itulah dia mengungkapkan ide-idenya sebagai capres di dunia nyata.
ADVERTISEMENT
Dalam serial komedinya, Zelensky yang berperan sebagai seorang guru dicalonkan presiden secara mendadak tanpa persiapan apa-apa. Namun, di dunia nyata ia mengaku telah belajar menjadi seorang presiden sebenarnya.
"Saya tidak mau terlihat bodoh," sebut Zelensky saat berbincang dengan kantor berita Perancis AFP, Kamis (28/3) lalu.
  1. Mendirikan Partai 'Servant of the People'
Volodymyr Zelenskiy
Aktor komik Ukraina dan kandidat presiden Volodymyr Zelenskiy berbicara setelah pengumuman jajak pendapat, dalam pemilihan presiden di markas kampanyenya di Kiev, Ukraina. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Maju sebagai capres, Zelensky harus punya partai sebagai kendaraan politik. Akan tetapi, dia tak mau pusing memikirkan nama partainya. Ia samakan saja dengan nama partai yang digunakan untuk 'nyapres' di filmnya. Yakni Servant of the People (Pelayan Rakyat).
Partai ini terdaftar di Kementerian Kehakiman Ukraina sejak 31 Maret 2018. Dilansir pravda.com, tim Kvartal 95 menjelaskan penggunaan nama 'Servant of the People' dimaksudkan agar tak ada pihak lain yang menggunakannya demi tujuan politik tertentu.
ADVERTISEMENT
  1. Menggaungkan Kampanye Antikorupsi
Volodymyr Zelensky, Capres Ukraina
Volodymyr Zelensky, Pelawak Menuju Kursi Presiden Ukraina. Foto: Basith Subastian/kumparan
Di serial komedi, Zelensky menggaungkan isu antikorupsi untuk bahan kampanye calon presiden. Ia menyebut, presiden-presiden sebelumnya di Ukraina sama, selalu mencuri uang rakyat. Pria yang memerankan guru sejarah itu ingin jadi presiden yang mengubah semuanya.
Kejadian itu pun terjadi saat ia mencalonkan presiden melawan Poroshenko. Dalam sebuah debat capres yang digelar Jumat (19/4), Zelensky mengisyaratkan adanya sistem korup dalam tubuh pemerintahan Poroshenko.
"Aku hanya orang biasa yang ingin mengubah sistem yang ada. Aku adalah hasil dari kesalahan dan janji-janjimu di masa lalu. Bagaimana mungkin Ukraina yang merupakan negara termiskin, punya presiden yang kaya?" ujar Zelensky di depan Poroshenko, dilansir Reuters.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan