5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam

5 Desember 2021 6:04
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9456)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran, Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Foto: Dok. Istimewa
Sederet peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Sabtu (4/12). Mulai dari berita Marcus/Kevin yang maju ke final BWF, hingga erupsi Gunung Semeru yang cukup dahsyat.
ADVERTISEMENT
Bagi kamu yang tak sempat mengikuti perkembangan informasi sepanjang kemarin, berikut kumparan hadirkan lima populer di antaranya.

Marcus/Kevin Tembus Final BWF World Tour Finals 2021

5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9457)
zoom-in-whitePerbesar
Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada semifinal Indonesia Open 2021 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (27/11/2021). Foto: Humas PBSI/HO ANTARA FOTO
Marcus Gideon/Kevin Sanjaya “The Minions” berhasil mengalahkan peraih emas Olimpiade 2020 asal Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin, dalam partai semifinal BWF World Tour Finals 2021, pada Sabtu (4/12). Pasangan ganda putra tersebut menang dengan skor 18-21, 23-21, 21-17.
Sejak awal, pertandingan sudah berlangsung ketat. Skor kedua tim terus saling mengejar, hingga akhirnya Marcus/Kevin membuat skor 17-12 berkat dua eror Wang. Walau sempat disusul Taiwan sehingga skor jadi 18-17, Indonesia akhirnya unggul. Skor akhir pertandingan menjadi 21-17.

Polisi Tahan Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayah

5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9458)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Shutterstock
Polda Jatim menahan RB (21), kekasih mahasiswi NW yang ditemukan bunuh diri di makam ayahnya di Mojokerto. Diketahui, RB merupakan anggota kepolisian. Ia ditahan pada Sabtu (4/12) malam dan dikenakan pasal pidana serta sanksi kode etik.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, mengakui RB telah menjalani pemeriksaan oleh Propam. RB diketahui bertugas di Polres Pasuruan.
Sebelumnya, beredar unggahan viral tentang kasus bunuh diri NW di media sosial. Kasus tersebut menyeret nama RB.
Diketahui, N dan RB sudah berpacaran sejak 2019. Hingga akhirnya N hamil dan diduga diminta RB untuk menggugurkan kandungannya. N lantas mengakhiri hidupnya di makam sang ayah karena tekanan RB dan keluarganya.

Gunung Semeru Meletus, Warga Panik

5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9459)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran, Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Foto: Dok. Istimewa
Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang dilaporkan erupsi pada Sabtu (4/12) sore sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Erupsi kali ini menghasilkan semburan awan panas hingga membuat warga berlarian menyelamatkan diri.
Petugas Pusdalop BPBD Kabupaten Lumajangan, Cahyo, membenarkan Gunung Semeru erupsi sekitar pukul 15.30 WIB.
ADVERTISEMENT
“Iya itu benar Gunung Semeru terjadi semburan awan panas,” ujarnya saat dihubungi Jatim Now, media partner kumparan, pada Sabtu (4/12).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat kepanikan warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Poronojiwo, Kabupaten Lumajang, yang berhamburan di tengah terjadinya semburan abu vulkanik.
Wakil Bupati Lumajang, Indah Masdar, mengatakan satu korban meninggal sudah ditemukan di daerah Curah Kobokan. Selain itu, terdapat 41 orang korban luka bakar akibat lahar panas yang dievakuasi di Puskesmas Penanggal. Di antara korban tersebut juga ditemukan dua ibu hamil.
Proses evakuasi pun terus berjalan. Ratusan KK sudah berhasil mengungsi dan juga dievakuasi. Namun, evakuasi berjalan lamban karena akses tertutup lumpur dan abu tebal. Akses juga sulit dijangkau akibat jembatan putus karena lahar.
ADVERTISEMENT

Jelang Pengangkatan Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri

5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9460)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi '#SaveKPK' di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Eks pegawai KPK sebentar lagi akan diangkat jadi ASN Polri. Hal ini tercatat dalam Peraturan Polri nomor 15 Tahun 2021 tentang pengangkatan khusus 57 mantan pegawai KPK menjadi ASN Polri yang sudah terbit.
Menurut peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, dengan munculnya Perpol tersebut, semakin menegaskan bahwa pemecatan 57 pegawai KPK oleh Firli Bahuri dkk bermasalah.
“Saya yang paling penting dari pengangkatan eks pegawai KPK sebagai ASN Polri ini adalah menjadi bukti bahwa memang pemecatan mereka dari KPK itu tidak benar. Itu paling penting,” kata Zaenur saat dihubungi, Sabtu (4/12).
Diketahui, pemecatan terhadap 57 pegawai KPK itu dilandasi oleh hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Mereka dinyatakan tidak lulus dalam tes tersebut, meski dua lembaga negara menyatakan tes itu bermasalah.
ADVERTISEMENT
Kini, para mantan pegawai KPK itu tidak lagi menggunakan TWK sebagai syarat untuk menjadi ASN. Mereka cukup menandatangani surat pernyataan untuk menyatakan kesetiaannya kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan pemerintah yang sah.

Modus Oknum Dosen Unsri Lecehkan Mahasiswi: Tawarkan Bantuan Skripsi

5 Berita Populer: Gunung Semeru Erupsi; Mahasiswi Bunuh Diri di Makam (9461)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelecehan seksual di kantor. Foto: Shutter Stock
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya (Unsri) saat ini tengah membuka posko pengaduan bagi para mahasiswi yang merasa pernah menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen.
Ketua Satgas BEM Unsri, Rahmad Riady, mengatakan sudah ada dua mahasiswi Fakultas Ekonomi yang melapor telah menjadi korban pelecehan. Berbeda dari kasus sebelumnya yang dialami DR, dua korban ini mengaku dilecehkan secara verbal melalui media sosial.
Tindak pelecehan tersebut terjadi pada 21 September 2021. Saat itu, modus oknum pelecehan itu adalah menawarkan bantuan mempermudah pembuatan skripsi. Oknum tersebut memancing obrolan yang berkaitan dengan orientasi seks hingga mengungkapkan perkataan yang menjurus cabul.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020