News
·
16 September 2021 6:02
·
waktu baca 3 menit

5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief (69970)
searchPerbesar
Pesawat kargo Rimbun Air ditemukan terjatuh di sekitar pegunungan Intan Jaya. Foto: Dok. Mayor Inf Edi Dipramono
Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Rabu (15/9). Mulai dari pesawat Rimbun Air jatuh di Intan Jaya Papua hingga PDIP DKI laporkan Hersubeno Arief soal hoaks Megawati sakit parah.
ADVERTISEMENT
Berikut rangkuman kumparan terkait lima berita populer. Apa saja?

Pesawat Rimbun Air Jatuh

Pesawat kargo Rimbun Air hilang kontak dalam perjalanan dari Nabire ke Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya, Rabu (15/9) pagi. Usai ditemukan melalui pencarian udara, pesawat tersebut ditemukan jatuh di pegunungan Intan Jaya.
Berdasarkan informasi yang didapat, ketiga kru pesawat tersebut ditemukan meninggal. Mereka adalah Hj. Mirza (Pilot), Fajar (Kopilot), dan Iswahyudi (teknisi).

Jokowi Janji ke Peternak Ayam Petelur Gelontorkan 30 Ribu Ton Jagung

5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief (69971)
searchPerbesar
Presiden Jokowi Temui Perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur Foto: Dok. Biro Pers Setpres
Para peternak ayam petelur diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/9). Undangan tersebut terkait persoalan anjloknya harga telur ayam dan naiknya harga jagung yang menjadi pakan. Diketahui bahwa saat ini para peternak ayam petelur harus merogoh kocek Rp 6.000 per kg.
ADVERTISEMENT
Adapun hasil pertemuan tersebut Jokowi akan menginstruksikan harga jagung yang dipakai untuk pakan ayam petelur tersebut akan diturunkan jadi Rp 4.500 per kg dengan menyediakan 30 ton jagung.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

KPK Akan Pecat 56 Pegawai Tak Lulus TWK pada 30 September 2021

5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief (69972)
searchPerbesar
Ilustrasi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Foto: Shutter Stock
KPK menyatakan pegawai yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan akan segera dipecat. Pemecatan akan dilakukan pada 30 September 2021. Pemberhentian ini lebih cepat dari rencana awal yakni pada 1 November 2021.
KPK beralasan bahwa hal ini merupakan kesepakatan berdasarkan rapat pada 13 September 2021. Beberapa pihak yang hadir selain pimpinan KPK, pada rapat tersebut antaranya Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly serta Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo, Kepala BKN [saat ini dijabat Bima Haria Wibisana selaku plt].
ADVERTISEMENT

Gibran Jadikan Kinerja Anies Bawsedan Sebagai Role Model Bangun Solo

5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief (69973)
searchPerbesar
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat menemui rekan media di Balai Kota Solo. Foto: Dok. Istimewa
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui bahwa dirinya menjadikan kesuksesan Gubernur DKI Anies Baswedan dalam membangun Jakarta sebagai role model membangun kota Solo.
Ia mengakui kesuksesan Anies memimpin Jakarta tidak bisa diraih begitu saja, terutama dalam hal penanganan kasus COVID-19. Gibran mengatakan Jakarta sekarang menjadi percontohan di negara-negara lain terkait penanganan pandemi corona. Terutama karena vaksinasinya paling cepat, positivity rate-nya rendah dan Bed Occupancy Rate (BOR) sudah bisa ditekan.

PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief soal Hoaks Megawati Sakit

5 Berita Populer: Pesawat Rimbun Air Jatuh; PDIP DKI Laporkan Hersubeno Arief (69974)
searchPerbesar
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
DPD PDIP DKI Jakarta melaporkan Hersubeno Arief terkait hoaks Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengalami sakit. Pihak PDIP melaporkan Hersubeno karena ikut ambil andil menyebarkan hoaks dengan membuat pernyataan 100 persen Megawati sakit saat berita tersebut ramai.
ADVERTISEMENT
Hersubeno yang terkenal juga di kanal YouTube ini dilaporkan dengan Pasal 28 ayat 2 Juncto pasal 45 ayat A UU ITE dan juga Pasal 14 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.