kumparan
16 April 2019 6:42

5 Cerita Unik Pemungutan Suara di Luar Negeri

Antusiasme Warga Negara Indonesia,  Pemilu 2019 di KBRI Madrid, Spanyol.
Antusiasme Warga Negara Indonesia (WNI) mengikuti pemungutan surat suara Pemilu 2019 di KBRI Madrid, Spanyol. Foto: Dok. KBRI Madrid
Di tengah pemberitaan pemungutan suara di luar negeri yang memiliki beragam masalah, ternyata ada pula cerita-cerita unik yang dialami WNI di luar negeri saat pergi ke TPS yang berada di KBRI/KJRI.
ADVERTISEMENT
Berikut 5 cerita pemungutan suara unik yang dialami oleh para WNI di luar negeri:
1. Partisipasi WNI di Korea Utara lebih dari 100 persen
Keterangan pers KBRI Pyongyang, WNI yang mencoblos di hari pemilihan sebanyak 24 orang, dengan rincian 16 daftar pemilih tetap (DPT), 6 daftar pemilih tambahan (DPTb), dan 2 daftar pemilih khusus (DPK), termasuk seorang turis asal Indonesia.
Suasana Pemilu 2019 di Pyongyang, Korea Utara
Suasana Pemilu 2019 di Pyongyang, Korea Utara. Foto: Twitter/@kbripyongyang
Ketua PPLN Pyongyang Cecep Junaria mengatakan, pemilu di negara tersebut berjalan lancar dan aman. Tingkat partisipasinya melebihi 100 persen.
"Dengan jumlah tersebut, tingkat partisipasi WNI di Korea Utara pada Pemilu 2019 mencapai 100 persen, bahkan lebih karena ada satu orang tambahan (turis WNI yang berkunjung ke Korut)," sebut Cecep dalam keterangan pers KBRI Pyongyang, Senin (15/4).
ADVERTISEMENT
2. WNI di Turki Tetap Nyoblos Meski Kena Hujan Es
Tidak cuma jarak tempuh yang berjam-jam, para mahasiswa di Turki pergi tiba TPS di KBRI Ankara dengan basah kuyup. Mereka terkena hujan es yang biasa terjadi pada masa pancaroba di Turki. Hal itu dialami oleh Muhammad Rifqi, mahasiswa asal Universitas Recep Tayyip Erdogan.
Pemilu di Ankara, Turki
Suasana Pemilu di Ankara, Turki. Foto: Dok KBRI Ankara
Selain Rifqi, pelancong asal Malang Robi juga menempuh dua hari jalan darat untuk memberikan hak pilihnya di KBRI Ankara. Robi yang sedang berwisata di Georgia menempuh jarak sepanjang 1.400 kilometer demi menggunakan haknya.
3. Suster Harus Tempuh Jarak 300 km Demi Nyoblos di Ethiopia
Suster asal Indonesia Maria Anjelin menempuh jarak 300 kilometer, 3 jam menggunakan mobil, untuk memberikan suara dalam pemilu 2019.
ADVERTISEMENT
Maria merupakan WNI yang tinggal dan melayani di gereja Katolik Chole, Oromia di Ethiopia. Wanita itu sudah 11 tahun tinggal di Ethiopia.
Suster Indonesia di Ethiopia berikan hak pilih
Suster Indonesia di Ethiopia berikan hak pilih. Foto: Dok. KBRI Addis Ababa
Saat berbincang dengan Dubes RI untuk Ethiopia Al Busyra Basnur, Suster Maria mengatakan, niatnya untuk mencoblos walau menempuh perjalanan panjang adalah bentuk dari keinginannya menjadi warga negara yang baik.
"Saya senang sekali hari ini, karena meskipun saya jauh dari tanah air, namun saya bisa mengikuti Pemilu dengan baik. Saya juga sangat bahagia karena bisa bertemu dengan banyak masyarakat Indonesia lainnya di Ethiopia," sebut keterangan Maria seperti dikutip dari keterangan KBRI Addis Ababa, Senin (15/4).
4. Harus Antre 4 Jam untuk Nyoblos di Los Angeles, AS
Masyarakat Indonesia di Los Angeles, Amerika Serikat begitu antusias untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019.
ADVERTISEMENT
Pemilu di kota tersebut digelar di kantor Konjen RI di LA pada Minggu (14/4), waktu setempat. Saking antusiasnya, pelaksanaan pemungutan suara berlangsung hingga pukul 01.00 waktu setempat.
Pemungutan suara di LA
Pemungutan suara di LA. Foto: Dok. KBRI LA
"Kita antre 4 jam-an, buat bisa nyoblos. Tapi seru banget! Antreannya juga tertib. Pelayanannya juga ramah," sebut seorang WNI di LA Kristie, seperti dikutip dari keterangan pers KJRI LA, Senin (15/4).
5. Keributan Ahok di Osaka, Jepang
Keributan terjadi di TPS di Osaka, Jepang, saat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama (Ahok) menggunakan hak pilihnya Minggu (14/4). Ahok tampak ribut dengan seseorang dalam antrean hendak mencoblos.
Basuki Tjahaja Purnama alias BTP menunjukkan kartu keanggotaan PDIP seusai berkunjung ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Bali
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP menunjukkan kartu keanggotaan PDIP seusai berkunjung ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat (8/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan