5 Oknum TNI Ditahan Diduga Terlibat Kasus Kerangkeng Bupati Langkat

23 Mei 2022 16:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin meninjay kerangkeng manusia di Desa Raja Tengah, Langkat, Sumatra Utara. Foto: Youtube/Info Langkat
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin meninjay kerangkeng manusia di Desa Raja Tengah, Langkat, Sumatra Utara. Foto: Youtube/Info Langkat
ADVERTISEMENT
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan 10 anggota TNI menjadi tersangka kasus kerangkeng manusia Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin. Andika memastikan para oknum TNI tersebut diproses secara hukum.
ADVERTISEMENT
Memperjelas hal tersebut, Kepala Penerangan Kodam 1 Bukit Barisan, Kolonel Inf Donald Erickson mengatakan, ada lima oknum TNI yang ditahan atas kasus kerangkeng Bupati Langkat tersebut.
"Lima orang anggota sudah dilimpahkan ke Otmil (oditur militer) Medan, saat ini ditahan di Staltahmil Pomdam," kata Donald kepada Kumparan, Senin (23/5).
Donald tak menjelaskan lebih mendalam status hukum kelima oknum TNI tersebut. Dia menyebut, lima anggota TNI lainnya masih menjalani proses pemeriksaan.
" (5 lainnya) masih dalam lidik terus untuk pendalaman," ujarnya
Selain itu, terkait identitas dan peran ke 10 tersangka, Donald juga belum merincinya. Proses penyelidikan masih terus dilakukan.
Sebelumnya diberitakan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan proses hukum terhadap anggotanya yang terlibat dalam kasus kerangkeng manusia bupati Langkat terus berjalan. Saat ini sudah ada 10 orang yang jadi tersangka.
ADVERTISEMENT
"Kalau dari TNI sendiri kan waktu itu sudah ada 9, tapi sekarang sudah menjadi 10 tersangka," kata Andika usai bersilaturahmi ke Ketua PBNU Gus Yahya, di kantor PBNU, Jakarta, Senin (23/5).
Andika meminta semua pihak yang merasa dirugikan dalam kasus ini tidak ragu melapor ke TNI. Khususnya, bagi warga yang tahu keterlibatan anggota TNI dalam kasus itu.
Dengan begitu, Andika bisa memerintahkan jajaran POM TNI untuk turun tangan menyelidiki dan menghukum sampai tuntas anggota yang terlibat dalam kasus itu.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020