Kumparan Logo
Konferensi pers terakit penyerangan Polisi di PMJ
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menunjukkan barang bukti terkait penyerangan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12).

6 Pengawal Habib Rizieq yang Tewas Saat Baku Tembak Dibawa ke RS Polri

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menunjukkan barang bukti terkait penyerangan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12).  Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menunjukkan barang bukti terkait penyerangan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Polisi terlibat baku tembak dengan pengawal Habib Rizieq di Tol Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat. Dalam baku tembak itu, 6 pengawal Rizieq tewas.

Setelah baku tembak berakhir, jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada Senin (7/12) pagi.

Jenazah sudah dimandikan kini masih berada di RS Polri Kramatjati.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menunjukkan barang bukti terkait penyerangan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut, baku tembak bermula saat polisi melakukan penyelidikan atas informasi adanya pengumpulan massa yang akan menolak Habib Rizieq diperiksa di Polda Metro Jaya. Penyidik lalu mengikuti Habib Rizieq.

Sesampainya di tol, mobil polisi mendadak dipepet dua mobil, yakni Chevrolet Spin dan Toyota Avanza. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan ke arah ban.

Senjata tajam dan senpi milik laskar khusus FPI yang diamankan. Foto: Dok. Istimewa

Mobil Spin menepi karena ban pecah. Mereka lalu keluar mengacungkan senjata tajam dan senpi. Polisi lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk mencegah terjadinya keributan.

Tapi, mereka tetap menyerang. Baku tembak tak terhindarkan. Beberapa orang dari Avanza ikut menepi dan menyerang. Polisi terpaksa menembak mereka.

Dari kejadian ini, ada 6 orang pengawal Habib Rizieq tewas, sedangkan 4 lainnya kabur.

berikut identitasnya

1. M. Reza / 20 Tahun

2. Lutfhil Hakim / 24 Tahun

3. Akhmad Sofyan / 26 Tahun

4. M. Suci Khadavi / 21 Tahun

5. Mr. X

6. Mr. X

Dari peristiwa itu, polisi menyita sejumlah barang bukti:

1. 1 (satu) pucuk senpi rakitan dan amunisi 3 (tiga) amunisi 9 mm.

2. 1 (satu) pucuk senpi rakitan dan amunisi 14 (empat belas) amunisi 9 mm.

3. 1 (satu) pedang 1 meter.

4. 1 (satu) samurai 1 meter.

5. 1 (satu) celurit 60 cm

6. 1 (satu) tongkat kayu berujung runcing 50 cm.

7. 1 (satu) buah ketapel beserta klereng 10 (sepuluh) butir.

8. 1 (satu) unit mobil Chevrolet Spin berwarna Abu-abu.

Cerita berbeda datang dari FPI. Dalam keterangan resminya, FPI menyebut mobil rombongan Habib Rizieq dipepet dan orang tak dikenal. 6 orang hilang dalam kejadian ini. Berikut rilis resminya:

Keterangan pers FPI soal insiden baku tembak di Tol Jakarta-Karawang. Foto: DOk. FPI